LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Imam Prasodjo: Rakyat 'tak jelas' dengan perjuangan sangat jelas

"Aku pun ingin bertanya padamu Tedjo Edhy: "Apa yang tengah engkau perjuangkan?"

2015-01-25 09:21:27
Bambang Widjojanto ditangkap Bareskrim
Advertisement

Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno kemarin menyebut massa yang mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah massa yang tidak jelas. Kritikan terhadap Menteri Tedjo terus mengalir di media sosial, termasuk dari sosiolog Imam B Prasodjo yang kemarin juga ikut demo mendukung KKP.

"Menko Polhukam Tedjo Edhy menyebut pendukung KPK sebagai rakyat tak jelas (24/1/2015). Maka aku tanpa ragu katakan pada Tedjo Edhy: "Aku bangga menjadi bagian rakyat yang tak jelas itu. Karena aku tahu, di dalam dada 'rakyat yang tak jelas' itu, ada cita-cita, ada semangat, ada ruh, ada perjuangan yang sangat jelas. Perjuangan itu adalah membersihkan praktik-praktik korupsi dari bumi Indonesia"," tulis Imam Prasodjo dalam wall Facebook miliknya, Minggu (25/1).

Imam Prasodjo mempertanyakan apa yang ada dalam pikiran Menteri Tedjo sehingga terucap kalimat yang dia anggap tidak pantas diucapkan oleh seorang menteri.

"Aku pun ingin bertanya padamu Tedjo Edhy: "Apa yang tengah engkau perjuangkan? Apa yang ada dalam fikiranmu? Dan gejolak apa yang ada dalam hatimu, bila engkau memang punya hati?"

Kemarin, Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno mengingatkan pimpinan KPK untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan pihak lain terkait kasus yang dialami Bambang Widjojanto. Bahkan Tedjo menyebut KPK kekanak-kanakan.

"Pertemuan kemarin di KPK maupun pertemuan di polri kan diharapkan tdk terjadi suatu pernyataan-pernyataan yang menyudutkan apalagi menyatakan ingin... Pokoknya anulah... Tidak boleh seperti itu. Harus menenangkan. Jangan membakar-bakar massa, mengajak rakyat 'ayo rakyat, kita ini' enggak boleh begitu itu. Itu suatu pernyataan sikap yang kekanak-kanakan," kata Tedjo di kompleks Istana kepresidenan, Jakarta, Sabtu (24/1) kemarin.

Bahkan, Menteri Tedjo menuding massa yang mendukung KPK kemarin adalah massa yang gak jelas.

"Berdiri sendiri, kuat dia. Dia akan didukung, konstitusi mendukung, bukan dukungan rakyat yang enggak jelas itu. Konstitusi yang mendukung," kata Tedjo.

Komentar Tedjo ini pun langsung mendapat kritikan berbagai pihak, teritama di dunia maya.

Baca juga:
Mereka dukung Kopassus amankan konflik KPK-Polri
Jokowi pertimbangkan SP3 untuk Bambang Widjojanto
Jokowi siapkan langkah agar KPK tidak lumpuh
Persis Indonesia, rakyat 4 negara ini demo saat polisi berulah
Adnan Pandu dilaporkan ke Bareskrim, Jokowi minta Polri tak manuver

(mdk/war)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.