Ikut perayaan Cap Go Meh, sepasang pengantin ini bawa roti buaya
Tak lupa juga, pasangan ini juga membawa bocah laki-laki dan perempuan untuk mengiringinya.
Terdapat sepasang pengantin Betawi yang turut andil merayakan karnaval dan perayaan Cap Go Meh di LTC Glodok, Jakarta Pusat. Usia pengantin baru ini tidak muda lagi. Madi (50 tahun) yang merupakan pengantin laki-laki dan Wati (45) selaku pengantin perempuan.
Yusuf yang merupakan keluarga pengantin laki-laki menjelaskan, sepasang pengantin ini bukan sebenarnya baru menikah, melainkan hanya ingin turut andil dalam perayaan Cap Go Meh walaupun berias layaknya pengantin beneran.
"Merayakan aja, sesama warga negara Indonesia turut merayakan Cap Go Meh," kata Yusuf di lokasi, Jakarta, Minggu (21/2).
Pasangan pengantin ini juga turut diapit bapak ibu keluarga dari masing-masing pihak. Tak lupa juga, pasangan ini juga membawa bocah laki-laki dan perempuan untuk mengiringinya.
Pihak keluarga laki-laki terlihat membawa mahar seperti halnya pernikahan sungguhan. Mahar yang dibawa berbentuk roti buaya dengan dikemas seperti parcel.
"Mengapa roti buaya bentuknya, ini menggambarkan tipe laki-laki yang setia," katanya.
Dengan perayaan Cap Go Meh ini, Yusuf berharap Budaya Betawi tak dilupakan. Walaupun berbeda etnis, bagaimana sesama warga negara bisa hidup rukun dan damai.
"Semoga tetap bersatu walaupun berbeda enis atau apa," tutup Yusuf yang mengaku warga Kemayoran ini.
Baca juga:
14 Ondel-ondel Betawi turut andil rayakan Cap Go Meh di Glodok
Cap Go Meh di Kota Tua, satu topeng barongsai dibanderol Rp 100.000
Cap Go Meh di Kota Tua, satu topeng barongsai dibanderol Rp 100.000
Warga Taman Sari mulai padati bazar Cap Go Meh
Ada festival Cap Go Meh, berikut pengalihan arus dari Kepolisian
Rayakan Cap Go Meh, peserta karnaval buat mobil raksasa
Ribuan warga Bandung padati perayaan Cap Go Meh di Jalan Cibadak
Naga dan barongsai semarakkan perayaan Cap Go Meh di Bogor
Naga dan barongsai semarakkan perayaan Cap Go Meh di Bogor