LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

IGGI : Pernyataan Cak Anam soal kiai dukung Gus Ipul karena imbalan adalah fitnah

Ikatan Gus-gus Indonesia (IGGI) menyayangkan pernyataan salah satu tokoh NU Jatim, Choirul Anam (Cak Anam) yang menyerang pribadi kiai secara personal dalam dukung mendukung pasangan calon di pilgub Jatim.

2018-03-21 11:24:27
Pilgub Jatim
Advertisement

Ikatan Gus-gus Indonesia (IGGI) menyayangkan pernyataan mantan ketua umum PKNU Choirul Anam (Cak Anam) yang menyerang pribadi para kiai secara personal dalam mendukung pasangan calon gubernur di pilgub Jatim.

Ketua IGGI, KH. Dr. Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur), Rabu (21/3) mengatakan para kiai yang mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno (Gus Ipul - Puti) tidak pernah mengatasnamakan lembaga NU , melainkan atas nama pribadi beliau selaku para pimpinan pondok pesantren .

"Para kiai itu telah mengikat kontrak ikrar jamiyah secara resmi dan terbuka dengan pasangan cagub gus Ipul - Puti di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri beberapa waktu lalu untuk memperjelas komitmen cagub cawagub dalam koridor kemaslahatan ummat, mempertahankan akidah islam aswaja dan menjamin kelestarian pendidikan pesantren tradisional. Bukan untuk kepentingan pribadi sama sekali," kata Gus Fahrur.

Advertisement

Ditambahkan Gus Fahrur, pernyataan Cak Anam yang menyerang secara personal bahwa para kiai pendukung Gus Ipul - Puti karena menerima sesuatu adalah sebuah fitnah yang jahat dan merupakan perbuatan tercela. "Bahkan su’ul adab. Bukan akhlak santri sama sekali," kata mantan koordinator departemen hubungan ulama dan pesantren DPP PKB tahun 2001 - 2005, era Cak Anam ketua DPW PKB Jatim.

Pengasuh Ponpes Annur 1 Bululawang Malang ini juga menambahkan bahwa Cak Anam dulunya adalah pendukung setia Gus Dur yang saat itu ketua umum PBNU merangkap ketua Dewan Syuro PKB. Cak Anam juga lah yang ikut berkampanye untuk meraih suara warga NU sebesar besarnya tanpa mempermasalahkan soal Khittah NU.

"Cak Anam mungkin sudah agak pikun, dulu dia bersama saya adalah pendukung berat Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid), yang saat itu Ketua Umum PBNU merangkap Ketua Dewan Syuro partai PKB dan sekaligus menjadi presiden tanpa dia ribut berkoar-koar soal Khittoh NU dan Bahkan selalu berkampanye untuk meraih suara warga NU. Para kiai saat ini mendukung Gus Ipul sebagai kapasitas pribadinya, tidak ada pelanggaran khittah sama sekali ," katanya.

Advertisement

Karena itu Ketua PW Himpunan Ikatan Alumni Santri Lirboyo ( HIMaSaL ) jatim ini menyarankan agar Cak Anam sebagai tokoh tua sebaiknya sudah istirahat saja. "Cak Anam sudah sepuh, sebaiknya banyak berdzikir menjalani dunia Sufi saja agar Khusnul Khotimah," ujarnya.

Diinformasikan, Cak Anam dikutip di sebuah media online menuduh para kiai NU yang mendukung Gus Ipul (Saifullah Yusuf) adalah kiai yang teken kontran mendapatkan syai'un. "Lha memang, PKB dan Ipul bisanya kan cuma memakai kiai untuk bertarung. Dan kiai yang nurut itu adalah kiai yang sudah teken kontrak," ujar Cak Anam.

Ditambahkan Cak Anam, Para kiai yang teken kontrak itu, rela melanggar khitthah NU hanya karena sudah mendapat syai’un-syai’un (sesuatu yang berkonotasi negatif). "Ini bukan rahasia lagi. Warga NU sudah pada tahu. Kasihan NU-nya. Tapi ada beberapa kiai yang menolak dikontrak, karena ngeman NU-nya," ucapnya.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.