IFI dijaga 250 polisi usai ormas Islam bubarkan teater Tan Malaka
"Pasukan sekarang sedang di tarik ke lokasi," kata Kapolrestabes Bandung.
Teater monolog Tan Malaka di Bandung batal digelar. Penyebabnya, sejumlah ormas Islam menolak adanya penyebaran paham yang disebut kekirian, sebab Tan Malaka kerap diidentikkan dengan komunis.
Usai batal digelar ratusan polisi tetap berjaga di markas IFI di Jalan Purnawarman, Kota Bandung, pada Rabu (23/3) malam.
"Amankan dulu sampai 250 personel di sini. Pasukan sekarang sedang di tarik ke lokasi," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, di lokasi.
Kepolisian berbaju preman dan dinas itu berjaga di lokasi agar situasi di lokasi benar-benar dinyatakan aman.
Pada malam ini kericuhan sempat terjadi, usai ormas Islam kekeuh agar penyelenggara tidak menggelar teater bertajuk 'Saya Rusa Berbulu Merah' tersebut.
Namun kepolisian yang berada di lokasi meminta agar pertunjukan tidak dilaksanakan dengan alasan keamanan. Sekitar 100 ormas Islam yang sudah ada sejak siang akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 21.00 WIB.
Begitu juga dengan ratusan calon penonton yang kecele karena tidak bisa menyaksikan teater monolog yang dibuat Ahda Imran tersebut.
Baca juga:
Penonton kecewa acara nonton teater Tan Malaka di Bandung dibubarkan
Didatangi ormas, pementasan monolog Tan Malaka di Bandung dibubarkan
Tan Malaka, pahlawan sederhana penggagas Republik Indonesia
Cerita Paramita, mantan pacar Tan Malaka yang lahir di tahun kabisat
Soal Freeport, Fadli Zon minta pemerintah maknai prinsip Tan Malaka