LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

IDI Minta Tenaga Medis Diprioritaskan Dapat Vaksin Covid-19

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengusulkan kepada pemerintah agar vaksinasi tahap pertama diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19. Hal ini disampaikan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih.

2020-12-16 12:40:57
vaksin covid-19
Advertisement

Pemerintah telah mendatangkan 1.200.568 vial vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech. 568 Vial di antaranya tengah diuji Bio Farma bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengetahui efektivitas vaksin tersebut.

Pemerintah menjanjikan, vaksin Sinovac tahap pertama ini akan diberikan kepada tenaga kesehatan. Namun, proses vaksinasi baru dilakukan setelah BPOM mengeluarkan emergency use of authorization.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengusulkan kepada pemerintah agar vaksinasi tahap pertama diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19. Hal ini disampaikan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih.

Advertisement

"Jika BPOM mengeluarkan izin dinyatakan aman dan bermutu, maka kami sudah menyampaikan kepada pemerintah selayaknya petugas kesehatan yang memiliki risiko lebih besar dari yang lain diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin," katanya dalam diskusi virtual Tetap Lindungi Tenaga Medis dari Covid-19, Rabu (16/12).

Sebagai informasi, efektivitas vaksin Sinovac belum diketahui. Sinovac sendiri menegaskan belum mengetahui kemanjuran vaksin yang diproduksinya.

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra, mengatakan ada dua kemungkinan alasan pemerintah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin Sinovac. Pertama, karena Sinovac sudah membangun komunikasi yang intens dengan pemerintah.

Advertisement

"Namanya juga orang kalau sudah nyambung komunikasi lebih mudah saja. Tapi kalau kita lihat dari clinical trial kemudian kaitan dengan cita-cita vaksinasi itu sendiri memang banyak belum tuntas," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (15/12).

Kedua, pemerintah ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa telah berupaya menangani pandemi Covid-19. Pemerintah kemudian berusaha mendatangkan vaksin Sinovac secara bertahap meskipun tidak bisa langsung digunakan karena efektivitasnya belum diuji.

"Pemerintah meyakinkan bahwa pemerintah berupaya, berusaha sehingga vaksin ini ada dan terparkir di Indonesia. Walaupun dengan segala macam situasinya, vaksin 1,2 juta bukan vaksin yang diujicobakan di Indonesia. Paling tidak sudah ada," jelasnya.

Baca juga:
Banyak Alternatif Biaya, DPR Minta Pemberian Vaksin Gratis untuk Seluruh Rakyat
Perusahaan Shanghai Beli 100 Juta Dosis Vaksin Corona BioNTech untuk Dijual di China
DPR Minta Skema Vaksin Covid-19 Diubah: 70% Gratis, 30% Mandiri
Vaksin Covid-19 Buatan Moderna Aman dan Efektif, Selangkah Lagi Disetujui di AS
PKS Minta Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Digratiskan

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.