IDI: Kemampuan Transmisi Varian Kappa di Bawah Delta
Prof Zubairi kemudian mengkategorikan varian Covid-19 menjadi dua. Yakni, Variants of Interest (VoI) dan Variants of Concern (VoC). Varian Covid-19 yang masuk kategori VoI adalah Eta, Epsilon, Theta, Kappa. Sedangkan VoC yakni Alpha, Beta, Gamma, Delta.
Ketua Dewan Pertimbangan Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban menjelaskan karakteristik varian Covid-19 Kappa atau B.1.617.1. Varian turunan dari Delta atau B16172 ini pertama kali terdeteksi di India.
Prof Zubairi menyebut, varian Kappa cepat menular. Namun, kecepatan transmisinya berada di bawah varian Delta. Kemampuan transmisi varian Kappa setara dengan B117 atau Alpha.
"Menular cepat seperti (varian) Alpha tapi di bawah kemampuan transmisi Delta," katanya melalui akun Twitter @ProfesorZubairi, Senin (5/7).
Prof Zubairi kemudian mengkategorikan varian Covid-19 menjadi dua. Yakni, Variants of Interest (VoI) dan Variants of Concern (VoC). Varian Covid-19 yang masuk kategori VoI adalah Eta, Epsilon, Theta, Kappa. Sedangkan VoC yakni Alpha, Beta, Gamma, Delta.
Kementerian Kesehatan melaporkan telah menemukan dua kasus varian Kappa. Dua kasus tersebut terdeteksi di DKI Jakarta dan Sumatera Selatan.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan karakteristik varian Kappa tidak terlalu cepat menular jika dibandingkan dengan varian seperti Delta.
"Ini tidak semenular varian Delta," ucap Nadia saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (2/7).
Baca juga:
6 Juni 2021: Tambah 51 Kasus, Total 2.876 WNA Positif Covid-19
Viral Video Emak-emak Pamer Langgar Prokes, Begini Nasibnya Kini
Satgas Covid-19: Beban Ganda pada Nakes Tidak Berujung Selama Pandemi Covid-19
Jokowi Tinjau Asrama Haji Pondok Gede
Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Bekasi Tambah Kapasitas RSD Stadion Patriot
Pimpinan Daerah Perlu Pahami Level Pandemi di Wilayahnya
PPKM Darurat Hari Ke-3, Butuh Penurunan 50% Mobilitas untuk Tekan Kasus Covid-19