LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

IDI diminta tak pentingkan ego sektoral saat hadapi pekerja medis langgar kode etik

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani, berharap IDI tidak memberikan pembelaan pada perawat laki-laki yang melakukan pelecehan seksual terhadap pasien perempuan di RS Nasional Hospital Surabaya.

2018-01-27 14:23:53
rumah sakit
Advertisement

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani, meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melakukan pembenahan di internal organisasinya. Irma melihat, selama ini IDI mementingkan ego sektoral sehingga selalu memberikan pembelaan terhadap pekerja medis yang melakukan pelanggaran kode etik.

Padahal sejatinya, IDI juga memberikan perlindungan terhadap pasien yang menjalani perawatan medis.

"Seharusnya IDI tidak hanya memberikan perlindungan kepada anggotanya tapi pada masyarakat juga," kata Irma dalam talkshow bertajuk 'Hospital tanpa Hospitality?' di Cikini, Sabtu (28/1).

Advertisement

Pembelaan yang dilakukan IDI secara terus menerus pada pekerja medis mengakibatkan kasus pelecehan seksual terhadap pasien sulit terungkap.

Irma menceritakan, pada beberapa waktu lalu dirinya menangani kasus pelecehan seksual oleh dokter senior terhadap juniornya. Dalam kasus ini, IDI memberikan pembelaan terhadap dokter senior sehingga Irma mengalami kesulitan untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"Dokter junior yang jadi korban pelecehan seksual sahabat saya. Itu luar biasa pembelaan institusi," ucap Irma.

Advertisement

Tak mau kalah dengan IDI, Irma getol melakukan advokasi dengan melibatkan beberapa anggota IDI yang masih menjunjung tinggi etika profesi. Akhirnya kasus itu pun terselesaikan.

Irma berharap, IDI juga tidak memberikan pembelaan pada perawat laki-laki yang melakukan pelecehan seksual terhadap pasien perempuan di RS Nasional Hospital Surabaya.

"Ini (kasus pelecehan seksual di RS Nasional Hospital Surabaya) harus kita selesaikan. Pelaku dipidanakan, RS dikasih sanksi," tegasnya.

Baca juga:
DPR dan Ombudsman bakal gelar RDP dengan Kemenkes bahas pelecehan pasien
Ada perawat lecehkan pasien, Kemenkes didesak sanksi tegas RS National Hospital
Polisi sebut ada kasus pelecehan lain di RS National Hospital, pelakunya dokter
Diperiksa polisi, terduga pelaku peragakan pelecehan pada pasien pakai boneka seks
Polisi butuh alat bukti, perawat lecehkan pasien di Surabaya belum tersangka

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.