LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ide LP khusus pengedar narkoba, Luhut sebut tak semua dijaga buaya

Luhut mengatakan, maksud Budi Waseso membuat LP pengedar narkoba yang sulit diakses masyarakat.

2015-11-12 13:11:01
Kasus Narkoba
Advertisement

Ide Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso membuat lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus pengedar narkoba yang di sekitarnya dilengkapi kolam penuh buaya, ditanggapi positif Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut memahami maksud Budi Waseso agar lapas pengedar narkoba berada di daerah terpencil dan sulit akses dengan masyarakat.

"Ah itu maksudnya membuat daerah terkontrol tidak terkontaminasi dari luar," kata Luhut di Ancol, Jakarta, Kamis (12/11).

Luhut mengartikan niat mantan Kabareskrim membuat kolam berisi buaya. Menurutnya, Budi Waseso tak bermaksud melakukan pelanggaran HAM. "Tidak murni semuanya buaya lah," kata dia.

Advertisement

Sebelumnya, wacana membuat lapas khusus napi kasus narkoba yang dijaga buaya sepertinya tidak main-main. Kepala BNN Budi Waseso hari ini meninjau penangkaran buaya di Medan untuk melihat bagaimana buaya dipelihara.

"Wacana pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkoba tersebut saat ini sedang lagi disurvei Kementerian Hukum dan HAM dan di daerah mana yang dinilai paling tepat untuk didirikan di Tanah Air ini," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso kepada wartawan di Medan, Rabu (11/11) seperti dilansir Antara.

Hal tersebut disampaikannya usai meninjau penangkaran buaya di Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan yang memelihara sekitar 2.500 ekor buaya di area seluas dua hektare.

Advertisement

Mantan Kabareskrim ini mengatakan, munculnya ide pembangunan Lapas Narkoba tersebut setelah melihat perkembangan dan semakin banyaknya narapidana narkoba yang menghuni Lapas di berbagai daerah.

Bahkan, para tahanan narkoba tersebut semakin terus membludak dan perlu dicarikan solusi agar tidak menumpuk di suatu tempat.

"Napi narkoba ditempatkan di lapas di daerah terpencil itu, akan dipilih nantinya, yakni napi yang dijatuhi hukum berat mau pun hukuman mati," ujar Budi Waseso.

Baca juga:
Budi Waseso: Saya akan ke Papua, Medan dan Sulawesi cari buaya ganas
Bangun lapas narkoba, Budi Waseso tinjau penangkaran buaya
Hasil perburuan selama Oktober, BNN musnahkan 274 ribu gram sabu
Budi Waseso sebut Indonesia pasar narkoba terbesar se-Asia
BNNP Sulsel buru buronan AK yang diduga terlibat kasus narkoba

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.