Ical Sayangkan Sandiaga Tak Hadiri Rekonsiliasi Pengusaha Usai Pilpres
Pria yang akrab disapa Ical sempat menyayangkan absennya Sandiaga Uno. Sandiaga, yang merupakan cawapres nomor urut 02, dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengumpulkan para pengusaha pendukung capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Djakarta Theater, Selasa (23/4) malam.
Turut hadir dalam pertemuan ini, beberapa pengusaha yang diketahui sebagai pendukung capres-cawapres nomor urut 01 seperti Erick Thohir dan Ketum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia. Sementara dari kubu pendukung capres-cawapres nomor urut 02 tampak hadir Erwin Aksa.
Pengusaha sekaligus politisi senior Golkar, Aburizal Bakrie menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para pengusaha dari kedua kubu. Hal tersebut, ujarnya merupakan hal yang positif.
"Di sini ada Rosan (Ketum Kadin), ada Erick Thohir, ada Lutfi, dan yang lebih muda lagi ada Bahlil, tapi juga di sini ada Erwin Aksa," kata dia di Jakarta, Selasa (23/4).
Pria yang akrab disapa Ical sempat menyayangkan absennya Sandiaga Uno. Sandiaga, yang merupakan cawapres nomor urut 02, dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses. "Sayang sekali Sandi nggak datang," ungkapnya.
Meskipun demikian, dia tetap berharap agar para pengusaha yang berbeda pilihan politik selama pilpres 2019 bisa tetap menjaga kebersamaan.
"Walaupun saudara berbeda-beda posisi politiknya kita ingin mereka semua tetap menjaga persaudaraan dan hubungan yang akrab serta bersahabat," tandasnya.
Baca juga:
PDIP Tantang Gerindra Buktikan Politik Uang di Jawa Tengah
Prabowo-Sandi Kesulitan Dapat C1 di Jateng dan Jatim
90 Petugas KPPS Meninggal, Sandiaga Nilai Sebuah Bencana
Bertemu Kwik, Sandiaga Mengaku Tak Bahas Politik
Selain Prabowo-Sandiaga, Ma'ruf Amin Ingin Bertemu Tokoh Ormas Islam
Sandiaga Tegaskan Wagub DKI Jatah PKS: Jangan Diolah Lagi, Jangan Digoreng Lagi
Datangi Rumah Sandiaga Uno, Kwik Kian Gie Lakukan Pertemuan Tertutup