Ibu pembunuh anak balitanya dirawat di RSJ
Namun, pelaku tidak ingat telah menganiaya anak ketiganya itu hingga tewas.
Siti Saidah (30) pelaku pembunuhan terhadap anaknya yang masih berusia lima bulan menjalani perawatan di Unit Pelayanan Intensif Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo Semarang.
Psikiater Fungsional RSJ Semarang Suprihartini di Semarang, Selasa, mengatakan, Saidah mengalami gangguan jiwa berat sama seperti saat pertama kali dirawat pada 2011.
"Dulu setelah keluar dari rumah sakit ini tidak pernah kontrol lagi," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (15/4).
Menurut dia, kondisi Saidah terlihat normal secara kasat mata dan masih bisa diajak berkomunikasi.
Bahkan, lanjut dia, saat dibawa ke rumah sakit tersebut pelaku juga tidak mengamuk atau meronta.
Namun, pelaku tidak ingat telah menganiaya anak ketiganya itu hingga tewas.
"Kalau ditanya, pasien selalu bilang anaknya dibawa Pak RW," katanya.
Sebelumnya, Siti Saidah (30) warga RT 02/RW 01 Dusun Tambangan, Mijen, Semarang, yang diduga mengalami gangguan jiwa tega membunuh anaknya yang baru berusia sekitar lima bulan.
Kapolsek Mijen Komisaris Suratmin menuturkan korban yang belum diberi nama tersebut diduga dibekab hingga tewas oleh ibunya.
Baca juga:
Dedeh, ibu pembunuh anak di toren air yakin anaknya masuk surga
Tidak gila, IQ ibu bunuh anak di toren malah di atas rata-rata
Polisi heran ibu yang tenggelamkan anak di toren tak menyesal
Ibu pembunuh anak kandung dengan 15 tusukan alami gangguan jiwa
Janda bunuh bayinya sendiri yang baru lahir dengan pecahan kaca