LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ibu Hamil di Mamuju Terpaksa Ditandu 16 Kilometer Karena Akses Jalan Rusak

Asril, kerabat ibu hamil itu mengatakan, mereka terpaksa menandu keluarganya karena akses jalan dari desanya rusak dan tak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua. Mereka harus melewati jalan setapak yang licin dan berlumpur. Bahkan, di beberapa titik terdapat kubangan lumpur sedalam lutut orang dewasa.

2020-06-23 10:32:28
Mamuju
Advertisement

Seorang ibu yang sedang hamil tua di Desa Sendapang, Kecamatan Kalumpang, Mamuju, Sulawesi Barat, mendesak membutuhkan pertolongan medis. Beruntung warga lainnya sigap membantu meski harus menandu sejauh 16 kilometer karena akses jalan yang rusak parah.

Asril, salah seorang kerabat ibu hamil itu mengatakan, mereka terpaksa menandu keluarganya karena akses jalan dari desanya rusak dan tak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua. Mereka harus melewati jalan setapak yang licin dan berlumpur. Bahkan, di beberapa titik terdapat kubangan lumpur sedalam lutut orang dewasa.

"Ibu yang ditandu sudah hamil tua. Kami berangkat Sabtu pagi dari Sendapang menuju Karama dengan berjalan kaki sejauh 16 kilometer. Dari Karama, dilanjutkan dengan naik perahu menuju Kalumpang yang merupakan ibu kota kecamatan," kata Asril kepada Liputan6.com, Senin (22/6).

Advertisement

Lanjut Asril, saat tiba di pusat kecamatan, ibu yang hamil tua itu kemudian dirujuk ke RSUD Mamuju untuk menjalani operasi sesar. Ia mengakui, hal ini sudah sering mereka lakukan, jika ada warga yang sakit dan harus mendapatkan pertolongan di puskesmas ataupun rumah sakit.

"Kalau jalan kering kendaraan masih bisa lewat, tapi jika musim hujan tidak ada kendaraan yang bisa lewat karena lumpurnya dalam. Kita harus ekstra hati-hati melewatinya," ujar Asril.

Asril mengungkapkan, kondisi jalan itu sudah sangat lama tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Pada tahun 2014 lalu, masyarakat sempat secara swadaya membuat jalan penghubung ke jalan utama.

Advertisement

"Saat ini, jalan itu tak lagi bisa di lalui. Harapan kami pemerintah daerah sebagai penanggung jawab akses antardesa bisa melihat realita ini, sehingga ada perhatian," tutup Asril.

Reporter: Abdul Rajab Umar
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kisah Ibu Positif Covid-19 Melahirkan di RS Siloam Kelapa Dua
Seorang Ibu di Tasikmalaya Melahirkan di dalam Mobil Polisi
Ketahui Kebenaran Terkait Sejumlah Mitos Mengenai Melahirkan
11 Penyebab Bayi Prematur dan Cara Mencegahnya Sejak Dini
6 Selebriti Tanah Air Ini Melahirkan di Tengah Pandemi Corona, Penuh Perjuangan
7 Seleb Tanah Air Lahirkan Buah Hati di Bulan Ramadhan, Penuh Berkah dan Kebahagiaan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.