Ibu dan balitanya di Kepulauan Meranti positif narkoba, diduga usai isap permen
Mereka dinyatakan positif narkoba setelah melakukan pemeriksaan urine di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat akhir pekan lalu. Itu dilakukan karena sang anak berperilaku aneh pada Jumat (30/3) malam, usai mengonsumsi permen pemberian sang kakek, Abdul Roni (55). Permen itu sedang diuji di BPOM.
Seorang bocah berusia 4 tahun inisial R di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti dinyatakan positif amphetamine narkoba setelah rumah sakit setempat memeriksa urine anak perempuan tersebut. Bahkan, ibunya bernama Rika (34) juga dinyatakan positif narkoba jenis sabu tersebut.
"Ibu dan anak tersebut mengaku tidak mengonsumsi sabu, tapi sebuah permen. Lalu sample permen kita ambil, dan kita kirim ke BBPOM Pekanbaru," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek kepada merdeka.com, Senin (2/4).
Mereka dinyatakan positif narkoba setelah melakukan pemeriksaan urine di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat akhir pekan lalu. Itu dilakukan karena sang anak berperilaku aneh pada Jumat (30/3) malam, usai mengonsumsi permen pemberian sang kakek, Abdul Roni (55).
"Hasil tes urine keduanya memang positif amphetamine narkoba. Kita juga sedang selidiki di mana mereka beli permen itu, tapi belum bisa kita pastikan apakah permen itu mengandung narkoba atau tidak, karena hasil uji labor belum keluar," jelas Laode.
Sementara itu, Kepala BBPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri mengatakan telah menerima sampel permen yang dikirim Polres Kepulauan Meranti. "Kami masih melakukan uji laboratorium terhadap kandungan permen tersebut," ujarnya.
Baca juga:
BNN gerebek 7 lokasi di Sumut & Aceh, sita 44,7 kg sabu & 58 ribu butir ekstasi
BNNP DKI minta Anies tutup Diskotek Eksotis jika Sudirman tewas karena narkoba
Sembunyikan sabu dalam sandal perempuan, Budiyah dan Johari ditangkap
BNN tangkap 8 bandar narkoba, 1 ditembak mati
Menyambi jadi bandar ganja, petani di Gayo Lues diciduk polisi
MUI minta pelajar sebarkan informasi haram narkoba dan LGBT
Polisi bekuk ketua KIP Lhokseumawe lagi pakai sabu di ruang kerja