Hujan batu sempat terjadi di puncak Gunung Rinjani
Seorang pendaki asal Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Ahmad mengungkapkan, ada lebih dari ratusan pendaki sedang di atas Gunung Rinjani saat terjadi gempa.
Sejumlah pendaki mengaku terjadi hujan batu dan longsor di sepanjang jalur pendakian menuju Gunung Rinjani, Lombok pada saat terjadi gempa bumi 6,4 Skala Richter mengguncang. Kini sebagian besar dari mereka masih terjebak di jalur pendakian.
Salah seorang porter, Muhsan (40) mengatakan, saat terjadi gempa hebat, ada 500 wisatawan sedang berada di atas pos Sembalun Lawang, sebelum lokasi menuju puncak Gunung Rinjani. Bahkan banyak pendaki yang terjatuh akibat getaran.
"Masing-masing langsung lari menyelamatkan diri. Sudah tidak ada yang urus teman," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (29/7).
"Semua jalur pendakian sudah tertutup longsor dan sudah susah dilalui. Saya tidak ingat berapa titik yang terjadi longsor karena di dari atas juga terjadi hujan batu," tambah Muhsan.
Sementara itu, seorang pendaki asal Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Ahmad mengungkapkan, ada lebih dari ratusan pendaki sedang di atas Gunung Rinjani saat terjadi gempa.
"Semua langsung turun ke bawah karena di atas terjadi tanah longsor disertai jatuhnya batu-batu," jelasnya.
Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti. Apakah pendaki yang berada di atas Gunung Rinjani sudah turun semua atau tidak. Karena begitu terjadi gempa para pendaki langsung turun sambil berlari.
"Nah kalau soal itu saya kurang tahu pasti. Karena jumlah pendaki saja ada ratusan di atas, ada dari luar negeri dan dalam negeri," tutup Ahmad.
Baca juga:
Rasakan gempa di puncak Rinjani, pendaki bule teriak 'Allahuakbar'
Tiba di Sumbawa, Jokowi dan TGB rapat bahas gempa Lombok
Menko Puan pastikan penanganan korban gempa bumi di Lombok, Bali dan Sumbawa
Korban gempa NTB bertambah, 14 meninggal dan 162 luka
Hingga pukul 14.00 WIB, terjadi 124 kali gempa di NTB
Gempa Lombok, 13 pendaki Malaysia di Gunung Rinjani panik saat sedang sarapan