HUT RI, puncak Gunung Bawakaraeng padat bak perkampungan
Ribuan pendaki sudah memasang tenda sejak Minggu kemarin.
Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-71, Gunung Bawakaraeng, Gowa, Sulsel, dipadati ribuan pendaki. Umumnya mereka berencana mengibarkan bendera merah putih di puncak gunung, Rabu (17/8). Para pendaki masuk melalui dua jalur, dari Desa Lembanna dan Desa Tassoso, Kabupaten Sinjai.
Kepala Kantor Basarnas Makassar Roki Asikin menuturkan, hingga pagi tadi, jumlah pendaki yang telah berada di puncak gunung sudah ada 3.112 orang. Diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah.
"Animo masyarakat khususnya pendaki yang mau merayakan hari jadi RI di puncak Gunung Bawakaraeng terus meningkat. Jika tahun lalu hanya kisaran 900 orang, kini jumlahnya tiga kali lipat. Kemungkinan karena mereka merasa aman karena dalam penjagaan atau pengawasan tim dari Basarnas. Dan Basarnas sendiri sudah ketiga kalinya melibatkan diri dalam pengawasan pendaki ke gunung tiap tiba momen 17-an," kata Roki, Selasa (16/8).
Basarnas dibantu sejumlah elemen seperti Makassar Rescue dan SAR kampus dan tim bantuan medis, dengan jumlah personel 119 orang.
"Setelah kita apel bersama di kantor Basarnas Makassar, tim kemudian mulai bergerak menuju Gunung Bawakaraeng sejak Minggu (14/8), mendahului pendaki yang bermaksud ke gunung tersebut," kata Roki Asikin.
Posko induk cadas dibuka di dua titik yakni di Lembanna dan Tassoso. Ditambah delapan posko lainnya yang akan mengawasi para pendaki hingga ke puncak. Tim medis juga ditempatkan di setiap posko.
Gunung Bawakaraeng memiliki ketinggian 2.830 MDPL. Gunung ini tidak pernah sepi dari pendakian. Setiap tahunnya selalu didatangi para pendaki.(mdk/cob)