Hujan turun di tengah khusyuknya salat Istisqa di Riau
Hujan tersebut seakan menjadi jawaban atas doa yang dipanjatkan seluruh warga.
Kebakaran hutan dan kabut asap telah menimbulkan penderitaan bagi sebagian besar rakyat Indonesia, utamanya di Sumatera dan Kalimantan. Berbagai upaya untuk memadamkan api sudah dilakukan, namun api yang membakar lahan gambut tak kunjung padam.
Kondisi ini membuat sejumlah warga yang beragama Islam berupaya membantu dengan memanjatkan doa kepada Allah Swt. Salah satunya dengan menggelar salat Istisqa secara bersama-sama.
Uniknya, salat yang didirikan oleh sejumlah siswa SMA Tanah Merah di Riau ini seperti mendapatkan berkah. Hujan deras langsung mengguyur jemaah yang sedang khusyuk memanjatkan doa kepada sang khalik.
Gambaran tersebut terekam dalam kamera milik seorang pengguna Facebook Icoet Manessa. Usai diunggah, foto-foto tersebut mendapatkan respon beragam dari sejumlah netizen.
"Alhamdulillah, hujan turun saat pelaksanaan salat Istisqa," tulisnya.
Foto tersebut diunggah pada Selasa (27/10) kemarin. Banyak yang mengaku terharu saat melihatnya.
"Subahannallah, netes air mata aku liatnya kakak Icoet Manessa," tulis Lala Dila.
Meski banyak yang terhari, tak sedikit pula yang menanggapinya dengan candaan, seperti yang dilakukan Heru Wija Pratama ini, "Habis salat demam semua?"
Baca juga:
Bumi Pekanbaru diguyur hujan dan petir, asap perlahan berkurang
Dalam sehari, Kota Palangkaraya dua kali diguyur hujan deras
AS tawarkan USD 2,7 juta buat atasi asap, begini respon JK
Pansus asap akan ungkap dalang pembakar hutan penyebab kabut asap
Besok, DPR bahas pembentukan Pansus kabut asap