LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hujan Lebat, Jalan Desa di Tulungagung Ambles

Longsor di Dusun Tumpakweru yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek di kaki lereng Gunung Wilis itu disebut warga terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

2019-04-09 02:34:00
Tanah Longsor
Advertisement

Hujan deras yang melanda Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (7/4) membuat akses jalan desa di Sidomulyo ambles terseret longsor. Peristiwa itu juga menyebabkan 7 keluarga harus mengungsi ke tempat aman.

"Warga di sekitar lokasi kami imbau untuk mengungsi dulu jika turun hujan deras. Ini demi menghindari jatuhnya korban jiwa," kata Kepala Dusun Tumpakweru, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, Agus Setiawan dilansir Antara, Senin (8/4).

Kendati peristiwa pergerakan tanah ekstrem itu tidak menyebabkan korban jiwa, sedikitnya tujuh rumah rawan terdampak longsor susulan. Satu rumah milik Paid (50) bahkan hanya berjarak empat meter, persis di samping titik longsor.

Advertisement

Sementara tiga rumah warga lain ada di atas lokasi longsor atau di sisi seberang jalan yang amblas terseret longsor hari Minggu. "Untuk tiga rumah lagi ada di sisi seberang dan jaraknya sekitar 25 meter. Agak jauh tapi harus tetap waspada," ujarnya.

Longsor di Dusun Tumpakweru yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek di kaki lereng Gunung Wilis itu disebut warga terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Hujan deras yang mengguyur sepanjang siang hingga sore menyebabkan lereng tanah di bawah pemukiman warga bergerak turun (amblas) hingga kedalaman 75 meter.

Advertisement

Warga yang rumahnya dekat longsoran segera lari ke jalanan dan melihat peristiwa alam yang terjadi.

"Namanya orang desa, ada kejadian seperti itu malah berkerumun di sekitar sini (lokasi titik longsor) untuk melihat apa yang sedang terjadi. Padahal saat itu warga kami imbau menari tempat aman" kata Agus.

Belum ada tindakan dan langkah penanggulangan dilakukan pihak desa maupun pemerintah desa.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Tulungagung Soeroto menyatakan penanganan kasus longsor di Dusun Tumpakweru tidak cukup menggunakan dana taktis untuk penanganan sementara.

"Kalau kasus seperti ini solusinya harus permanen. Jangka panjang. Dan itu yang bisa menangani dari Dinas PU PR (PU dan Permukiman Rakyat). Sayang jika solusi penanganannya menggunakan dana besar namun manfaatnya hanya sementara. Mending langsung permanen saja," kata Soeroto.

Untuk itu, dia telah memberi arahan kepada kepala Desa Sidomulyo untuk mengajukan permohonan pembangunan infrastruktur dan perbaikan jalan desa yang rusak akibat longsor tersebut.

Baca juga:
Longsor di Tangerang Selatan Timpa Dua Mobil
Hujan Deras 2 Jam, Jalan Poros Palopo-Toraja Terputus 40 Meter akibat Longsor
Jalur Bandung-Garut Lintas Talegong Terputus akibat Longsor
Rumah Rusak Akibat Pergeseran Tanah di Lebak Bertambah Menjadi 115, 6 Rumah Ambruk
Seorang Pekerja Tambang Tertimbun Longsor Gunung Kapur di Jember
Kompleks Makam Imogiri Longsor, Sultan HB X Nilai Pembangunan Kurang Teliti

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.