Hujan deras sejak Selasa, Limapuluh Kota alami longsor di dua titik
Akibatnya ruas jalan menuju Situjuahgadang tertimbun tanah yang longsor. Warga sudah melakukan gotong royong untuk pembersihan, terlihat juga anggota Polsek Situjuah, ikut membantu mendampingi masyarakat.
Hujan lebat mengguyur Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, sejak Selasa(6/2) hingga Rabu(7/2) menyebabkan longsor di dua titik di dua desa. Akibatnya ruas jalan menuju Situjuahgadang tertimbun tanah yang longsor.
"Material longsoran yang terdiri dari tanah bercampur air tersebut diperkirakan setinggi 3 meter. Bentangan panjang jalan yang tertimbun sekitar 20 meter," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),Rahmadinol, Rabu(7/3).
Warga sudah melakukan gotong royong untuk pembersihan, terlihat juga anggota Polsek Situjuah, ikut membantu mendampingi masyarakat.
Sementara di Jorong Pincurangadang, Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, longsor menimpa satu unit kandang ayam berkapasitas besar sekitar 5-10 ribu ekor dan kebun kelapa milik, Rini, sekitar pukul 02.00 wib dini hari, Rabu(7/3).
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir di Nagari Andaleh sekitar Rp 250 juta. Pemerintah nagari dan kecamatan telah melakukan pembersihan secara manual dan dibantu alat PU," sebut Rahmadinol.
Baca juga:
Cegah bencana alam, JK minta kelestarian hutan dijaga
Sambangi korban banjir dan longsor Cisarua, PIA DPR serahkan bantuan
Longsor terjadi di Muara Enim Sumsel, warga 2 kecamatan terisolir
Gempa 5,1 SR guncang Kepulauan Yapen Papua
Dua korban longsor ditemukan, Basarnas kirim tim ke Brebes
Nias Barat diguncang gempa 5.5 SR, Papua 5.3 SR
Gempa 5,4 SR guncang Mandailing Natal