Hotman Paris tuding kasus sodomi di JIS murni kecelakaan
Hotman berkilah yang harus bertanggung jawab kasus kekerasan seksual adalah pihak outsourcing ISS.
Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea mengatakan kasus sodomi di Taman Kanak-kanak Jakarta International School (JIS) murni bukan kekerasan seksual. Dia menuding jika kasus tersebut adalah kecelakaan. Hotman berkilah yang harus bertanggung jawab kasus kekerasan seksual adalah pihak outsourcing ISS.
"Kita harus malu juga pelakunya bangsa Indonesia. Jangankan JIS, di Sukabumi saja ratusan pelakunya. Kemudian pelakunya bukan dari JIS. JIS itu sudah hati-hati, dia menyewakan yang paling mahal dari ISS perusahaan terbesar di dunia. Artinya apa JIS sudah hati-hati. Nah itu kecelakaan," kata Hotman kepada wartawan di kantornya Gedung Summitmas Tower I lantai 18, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (28/5).
Lebih lanjut, Hotman mengatakan, pihak JIS sangat berhati-hati dalam menyelesaikan masalah kekerasan seksual lantaran sekolah bertaraf internasional itu tidak mau disalahkan. "Karena itu, JIS enggak mau kasus ini dibesarkan," ucap dia.
Diketahui TK JIS tidak ada mata pelajaran agama, PPKN dan Bahasa Indonesia. Dalam hal ini, Hotman berpendapat pihak sekolah dapat memiliki pertimbangan tersendiri untuk menerapkan kurikulum pelajaran. Bahkan, kata dia, tidak ada jaminan jika pelajaran agama dapat mendidik moral jadi lebih baik.
"Yah itu kan sesuai kebutuhan mereka. Jadi enggak usah dipaksakan ikut aturan. Moralnya apa kalau belajar agama? Engga jaminan juga kan. Itu pendidikan keluarga," jelasnya.
(mdk/cob)