Hormati peran Ibu, Pemerintah Purwakarta buat Museum Bale Indung Rahayu
Bale Indung Rahayu adalah ikhtiar Purwakarta untuk mengingatkan kembali proses relasi manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Allah SWT dalam rengkuhan kasih Ibu.
Pemkab Purwakarta sedang giat mengkampanyekan untuk menghargai Ibu. Pemkab pun membuat Bale Indung Rahayu (Tempat Kemuliaan Ibu). Tujuan dibuatnya Bale Indung Rahayu ini untuk mengingatkan manusia tentang peran penting seorang Ibu dalam kehidupan.
Ibu sebagai pengingat agar setiap orang terus eling terhadap jati dirinya. Lahir, tumbuh, dan mati adalah penggalan-penggalan hidup yang dilalui dan harus direnungkan. Sehingga sejak dari pola pengasuhan, soal mainan, makanan, pola hidup, rumah dan bertani, sampai soal kematian tergurat jelas melalui seni relief, lukisan, pahat, dan bangunan di sini.
Di museum tersebut diharapkan manusia bisa kembali merefleksikan falsafah hidup, budi pekerti, kearifan alam, peran indung (ibu) hingga dzikrul maut atau mengingat kematian. Selain itu, bentuk dari museum tersebut bertutur tentang hidup dan kehidupan di alam sunda yang ditampilkan secara apik melalui seni relief, lukisan, pahat, dan bangunan.
Menurut Dedi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, seluruh filosofi dasar bercerita sebagai nilai. "Seluruh Filosofi dasar dari museum ini adalah bercerita tentang filosofi dasar sunda sebagai nilai yang dimiliki ajaran tentang falsafah hidup dan lingkungan," katanya.
Pendeknya, Bale Indung Rahayu adalah ikhtiar Purwakarta untuk mengingatkan kembali proses relasi manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Allah SWT dalam rengkuhan kasih Ibu.