LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hingga 4 Januari, tim SAR terus hadapi gelombang ganas 4 meter

Gelombang tersebut menjadi hambatan tim penyelamat untuk mencari korban dan bangkai pesawat di dasar laut.

2015-01-01 18:50:03
AirAsia QZ8501 Hilang
Advertisement

Proses evakuasi jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 berjalan cukup lambat, kejadian ini tak lepas dari kondisi cuaca yang cukup ekstrem di sekitar lokasi. Tak hanya cuaca, kondisi gelombang juga menghambat pengambilan jenazah-jenazah yang ditemukan mengambang di atas permukaan laut.

"Kesulitan yang kita hadapi adalah kondisi cuaca yang kurang bersahabat, gelombang di daerah operasi 3-4 meter," ungkap Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsma FHB Soelistyo di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, kamis (1/1).

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksikan, kondisi gelombang tinggi akan terus terjadi sampai Minggu (4/1) mendatang. Tinggi gelombang akan mencapai puncaknya pada esok hari.

"Saya minta tolong, kita berjuang dengan perjuangan dan perhitungan yang kita hitung. Saya berharap, kita bisa mendapat hasil, meskipun kurang maksimal," ucap Soelistyo dalam konferensi pers operasi evakuasi AirAsia QZ8501.

Akibat cuaca tersebut, satu dari empat jenazah yang berhasil dievakuasi terpaksa ditinggalkan di dalam KRI Yos Sudarso. Helikopter yang seharusnya membawa jasad tersebut harus segera berangkat mengingat cuaca buruk segera menyergap.

"Mereka harus pergi cuaca menghadang. Heli tidak bisa kembali ke kapal. Malam ini dengan menyesal kita harus menunggu, besok diambil lagi," lanjutnya.

Baca juga:
Surat cinta pramugari Air Asia bikin netizen sejagat nangis
KNKT berharap black box AirAsia QZ8501 segera ditemukan
Risma sediakan tempat kremasi & pemakaman korban AirAsia QZ8501
Jenazah ke-8 AirAsia dievakuasi heli Dauphin ke Pangkalanbun
Kecapean, Risma hampir pingsan di depan keluarga korban AirAsia

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.