Hindari macet, Kapolri imbau pemudik tidak pulang pada 18-20 Juni
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memprediksi puncak arus balik bakal terjadi pada 18-20 Juni 2018. Oleh sebab itu, Kapolri mengimbau masyarakat agar tidak kembali ke Jakarta mendekati hari kerja yaitu di tanggal 19 dan 20 Juni.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memprediksi puncak arus balik bakal terjadi pada 18-20 Juni 2018. Oleh sebab itu, Kapolri mengimbau masyarakat agar tidak kembali ke Jakarta mendekati hari kerja yaitu di tanggal 19 dan 20 Juni.
"Kita berharap masyarakat sudah pulang dari tanggal 17,18 Juni. Jangan 19 dan 20 Juni," kata Tito di Polda Metro Jaya, Kamis (14/6).
Tito khawatir jika pemudik kembali bersamaan maka terjadi menyebabkan penumpukan kendaraan di sepanjang arus mudik. Imbasnya, kemacetan di sejumlah ruas jalan tak terhindarkan. "Agar tidak memaksakan. Sehingga tidak terjadi penumpukan," papar Tito.
Dia juga mengimbau agar pemudik memperhatikan informasi soal titik kemacetan. Agar mencegah terjadinya penumpukan kendaraan arus balik.
"Jangan terjun bebas saja aman, pulang. Macet, tahan dulu," papar Tito.
Baca juga:
Sepekan Operasi Ketupat 2018, kecelakaan turun 32 persen dibanding 2017
Malam takbiran, Kapolri imbau warga tidak konvoi di jalan
Kapolri perintahkan copot spanduk di JPO tol agar pelempar batu tak bisa sembunyi
Kapolri instruksikan Kapolda Lampung dan Sumsel tembak mati begal pemudik
Kapolri pastikan distribusi kebutuhan pokok jadi prioritas
Kapolri dan rombongan pantau arus mudik di Cikopo