Hilang Tiga Hari saat Cari Jamur di Hutan, Kakek di Maluku Ditemukan Selamat
Kakek Yakobis Salakory (74) sempat dilaporkan hilang selama tiga hari di dalam kawasan hutan Desa Wassu, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Kakek ini berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan. Korban mengaku tidak bisa pulang karena tersesat di dalam hutan.
Kakek Yakobis Salakory (74) sempat dilaporkan hilang selama tiga hari di dalam kawasan hutan Desa Wassu, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Kakek ini berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan.
"Perkembangan operasi SAR H-2 kondisi membahayakan manusia berupa orang hilang saat mencari jamur di hutan akhirnya dihentikan setelah tim SAR menemukan korban sekitar pukul 14.30 WIT," kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin di Ambon, seperti dilansir Antara, Selasa (1/1).
Korban ditemukan di dalam hutan pada koordinat 03 derajat 34'56.36'S dan 120 derajat 93'37.45'E. Tim SAR yang dibantu masyarakat serta aparat kepolisian dari Polsek Haruku langsung mengevakuasi korban ke rumahnya di Desa Wassu lalu diserahkan kepada keluarganya.
"Korban mengaku tidak bisa pulang karena tersesat di dalam hutan sejak empat hari lalu," ujarnya.
Kantor Basarnas Ambon mengerahkan regu penyelamat untuk melakukan pencarian korban setelah menerima laporan dari pihak keluarganya.
Kakek Yakobis dilaporkan pihak keluarganya pergi ke hutan sendirian pada Sabtu(29/12) untuk mencari jamur, namun yang bersangkutan tersesat di dalam hutan.
Setelah lewat tiga hari korban justru tidak pulang ke rumah sehingga pihak keluarga mulai merasa khawatir dan melapor ke Kantor Basarnas untuk meminta pertolongan.
Baca juga:
Bapak dan Anak Hilang Terseret Banjir di Kabupaten Barru Ditemukan Meninggal
Tim SAR Cari Dua Warga yang Hilang Terseret Banjir di Kabupaten Barru
WNI Dikabarkan Hilang di Osaka Sudah Ditemukan
Kemlu Telusuri Kabar WNI Radhwa Athaya Hilang di Osaka
3 Turis Israel Hilang Kontak di Yordania
Lama menghilang sejak 2016, Ikhwanudin ditemukan tinggal tulang dalam gua