Hilang terseret arus, Dafid ditemukan tewas di Pantai Lima
"Melihat kondisi alam ya, karena sudah malam juga. Kami lakukan penyisiran pantai terlebih dahulu. Baru nanti jika kondisi alam mendukung kami terjunkan Jet Sky," jelas Darmada.
Dafid Wahyudi (20), seorang pemuda yang tinggal di Desa Nyambu, Kediri, Tabanan Bali, ditemukan tak bernyawa. Dafid dilaporkan tenggelam pada Minggu itu (4/3), sekitar pukul 19.14 Wita.
Dari informasi yang dihimpun, korban yang berasal dari Jembrana Bali, saat itu tengah berenang di Pantai Lima Pererenan, Perbatasan Munggu. Dan diketahui hilang pada pukul 18.40 wita. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait hingga informasi diteruskan ke pihak Basarnas.
"Iya, tim sudah bergerak ke lokasi. Kami mengerahkan 13 orang personel. Untuk perkembangannya akan kami laporkan nanti," ucap pihak Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar saat itu.
Tim Basarnas kemudian sampai di lokasi sekitar pukul 20.55 wita dan selanjutnya melakukan pencarian. Diduga sementara korban terseret arus dan tenggelam.
Saat dikonfirmasi Kasi Ops Kantor SAR Denpasar Gede Darmada menyampaikan bahwa personel tersebut dilengkapi dengan Rubber boat dan Jet Sky. Namun terlebih dahulu akan dilakukan penyisiran pantai.
"Melihat kondisi alam ya, karena sudah malam juga. Kami lakukan penyisiran pantai terlebih dahulu. Baru nanti jika kondisi alam mendukung kami terjunkan Jet Sky," jelasnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Ketut Gede Ardana saat dikonfirmasi pada Senin (5/3) menyampaikan bahwa jasad korban berhasil diketemukan pukul 08.05 Wita oleh Tim Sar Gabungan. Selanjutnya dievakuasi dengan ambulans BPBD Badung menuju RSUP Sanglah.
"Jadi tadi ditemukan oleh tim di rubber boat, terus dioper ke jet ski dan dibawa ke darat. Ditemukan selatan LK 1 NM dari LKM," tutupnya.
Baca juga:
Cari kayu bakar, anggota TNI AD tewas terseret arus sungai
Jenazah mahasiswa UNS yang meninggal saat snorkeling di Wakatobi dipulangkan
Snorkeling di Wakatobi usai KKN, dua mahasiswa UNS tewas
2 Mahasiswa IPB tewas tenggelam di Sungai Ciapus
Pamit buang air, Dasiman hanyut di anak Sungai Bengawan Solo