Hermawan nyaris tewas karena status Facebook
Di Facebook, Hermawan menyebut Oyin tidak berguna.
Warga Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo, Hermawan Botutihe, nyaris tewas karena statusnya di media sosial Facebook (FB).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kota Tengah, Kota Gorontalo AKP Sigit Prihanto, Selasa (25/3), mengatakan Hermawan Botutihe dalam statusnya di media sosial tersebut diduga merugikan nama orang lain yakni, YB alias Oyin.
Di Facebook, Hermawan menyebut Oyin tidak berguna karena hanya mengandalkan kedua orang tua saja dalam kehidupannya.
"Merasa tersinggung, Oyin mendatangi Hermawan, ingin konfirmasi terkait dengan status tersebut," kata Sigit.
Sigit menambahkan, pertemuan antara Oyin dan Hermawan pun berubah dari adu mulut hingga kemudian terjadilah penikaman oleh salah satu di antara mereka.
Oyin menikam Hermawan hingga mengalami luka 6 jahitan di pelipis mata dan dua jahitan lagi di bagian punggung.
"Akibat kejadian ini, tersangka atau Oyin kita jerat dengan pasal 35 ayat 2 KUHP, dengan hukuman maksimal 5 tahun," kata Sigit.
Baca juga:
FB tak wajib bangun datacenter, Kominfo tak konsisten
Jangan terlalu gembira Facebook berkantor di Indonesia
Ini manfaat kantor Facebook di Indonesia
Akhirnya, Facebook buka kantor di Jakarta
Sellofies, tanda perilaku manusia semakin memprihatinkan