Hendak rayakan Paskah, 4 warga tewas ditabrak truk pasir
Empat jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Yogyakarta tewas seketika di tempat kejadian usai kecelakaan.
Kecelakaan melibatkan sebuah truk dump bermuatan pasir, dua mobil pribadi dan tiga buah sepedamotor terjadi di tanjakan Desa Ketekan, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Minggu (8/4) pagi. Akibatnya, empat jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Yogyakarta tewas seketika di tempat kejadian usai kecelakaan.
Keempat korban tewas adalah Apri Krista Sitepu (27) warga Ujung Bandar, Labuan Batu, Sumut dan Zairico Halintar Meiliala (20) warga Deli Tua Barat, Deli Serdang. Keduanya berboncengan sepeda motor Yamaha Mio bernopol H 4782 SW.
Kemudian Tomi Ginting (21) warga Dokan Merah, Karo dan Despriyanta Ginting (25) warga Rumanis Tiga Panah, Karo, berboncengan sepeda motor Honda Supra X bernopol H 5303 NF.
Informasi yang dihimpun merdeka.com, kecelakaan bermula saat kedua sepeda motor dari arah Kota Semarang menuju ke Yogyakarta untuk mengikuti perayaan Paskah di GBKP Yogyakarta bersama keluarga besar warga kristen asal Sumatera Utara lainnya yang ada di kota gudeg itu.
Montana Sinuraya (27), salah satu saksi korban selamat menyatakan, mereka sengaja memilih perjalanan Sabtu malam hari dari Semarang menuju Yogyakarta. Tujuanya untuk menghindari kemacetan dan mereka berenam berboncengan naik sepeda motor Yamaha Revo bernopol H 6236 EV, Yamaha Mio bernopol H 4782 AC dan Supra X bernopol H 5303 NF.
"Kita sengaja berangkat Sabtu malam hingga Minggu pagi dini hari supaya tidak terjebak kemacetan. Namun, saat sampai ditanjakan Jambu terjadilah aksi kecelakaan itu," ungkap Montana yang saat dihubungi merdeka.com sedang menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Semarang.
Sopir truk dump bernopol H 1935 FW bermuatan pasir, Ridwan (37) warga Wergu Kulon, Kudus, dari arah Yogyakarta oleng ke tengah menghantam dua mobil pribadi Panther bernopol H 9432 TC dan Kijang Avanza bernopol H 483 D.
Setelah menghantan dua mobil pribadi, truk terpelanting lalu menghantam ketiga sepeda motor dan menabrak marka pembatas jalan di sebelah kanan dari arah Yogyakarta. Akibatnya tiga sepeda motor korban dalam keadaan ringsek dan keempat korban tewas di tempat dalam kondisi mengenaskan.
Akibat kecelakaan itu, jalur Semarang-Yogyakarta sempat macet selama kurang lebih lima jam. Korban luka dan meninggal langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Semarang begitu petugas Satlantas Polres Kabupaten Semarang tiba di TKP.
Kondisi jalan pun langsung kembali normal setelah beberapa petugas mengatur lalu lintas di sekitar tanjakan Jambu yang terkenal merupakan tanjakan jalur tengkorak di Kabupaten Semarang.(mdk/war)