Hendak angkut BBM, KA Gamao Tanker anjlok di Stasiun Notog Banyumas
Kereta Api 2614F Gamao Tanker anjlok di emplasemen Stasiun Notog, Banyumas Kamis (18/1) pukul 00.52 WIB. Rangkaian kereta dalam posisi kosong saat hendak mengangkut bahan bakar minyak (BBM).
Kereta Api 2614F Gamao Tanker anjlok di emplasemen Stasiun Notog, Banyumas Kamis (18/1) pukul 00.52 WIB. Rangkaian kereta dalam posisi kosong saat hendak mengangkut bahan bakar minyak (BBM).
"KA 2614F Gamao Tanker atau rail tank wagon (RTW) yang anjlok itu dalam keadaan kosong dan hendak mengambil muatan di Terminal BBM Maos, Kabupaten Cilacap," katanya Communication and Relations Officer Pertamina Marketing Region IV Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta Muslim Darmawan. Dikutip dari Antara.
Bahkan, saat ini KA 2614F itu sudah berada di TBBM Maos dan sedang melakukan pengisian BBM yang akan dibawa ke TBBM Tegal.
Gerbong ketel yang anjlok untuk sementara ditinggal di Stasiun Notog, sedangkan gerbong ketel lainnya tetap melanjutkan perjalanan ke Maos. "Kami berusaha mencari solusi terbaik agar distribusi BBM tidak terganggu," katanya.
Dalam kesempatan terpisah, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan KA 2614F Gamao Tanker atau yang biasa disebut RTW itu membawa rangkaian reguler sebanyak 16 gerbong ketel, sedangkan yang anjlok berada pada urutan ke tujuh.
"Gerbong yang anjlok itu ditinggal dan diamankan di Stasiun Notog karena akan diselidiki penyebab anjloknya. Sementara gerbong-gerbong ketel lainnya yang tidak anjlok tetap melanjutkan perjalanan," katanya.
Baca juga:
KRL menuju Tanah Abang dan Jakarta Kota kembali normal
PT KCI pastikan anjlok di Manggarai tidak akan terjadi lagi
Akibat kereta anjlok, KRL dari Bogor dan Bekasi hanya sampai Manggarai
Imbas KRL anjlok, penumpang terlantar di Stasiun Manggarai
Ini penampakan KRL yang anjlok di Manggarai