LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Helmi pernah bentak ibu mertua dan bawa kabur mobil Dokter Letty

Afifi, kakak kandung Almarhumah Dokter Letty mengatakan, Helmi pernah membentak ibunda Doker Letty yang merupakan mertua Helmi sendiri. Dia mengaku keluarga tak ada yang menyangka sikap tempramen dan arogan itu dimiliki oleh Helmi saat awal pertemuan dengan Almarhumah Dokter Letty.

2017-11-11 10:00:00
penembakan
Advertisement

Dokter Letty Sultri tewas ditembak suaminya sendiri, Dokter Helmi. Belakangan diketahui, keduanya sedang dalam proses cerai.

Afifi, kakak kandung Almarhumah Dokter Letty mengatakan, Helmi pernah membentak ibunda Doker Letty yang merupakan mertua Helmi sendiri. Dia mengaku keluarga tak ada yang menyangka sikap tempramen dan arogan itu dimiliki oleh Helmi saat awal pertemuan dengan Almarhumah Dokter Letty.

Sebab, di awal pertemuan dengan Dokter Letty, Helmi menunjukkan sikap biasa saja dan memperlihatkan dirinya adalah seorang pribadi yang baik. Menurutnya, sikap tempramen dan arogan tak hanya ditunjukkan Helmi kepada sang istri, tapi juga kepada ibunda dari Dokter Letty.

"Saya katakan di awal itu manis lah. Baru married belum setahun jadi adik saya (Dokter Letty) ini sudah bisa beli kendaraan (mobil). Pada saat itu ibu saya mau minta antar ke bandara. Dia (Helmi) enggak mau antar, banyak alasan. Akhirnya dia tempramen marah ke ibu saya sampai dia bilang 'ini kan mobil saya," cerita Afifi saat ditemui di rumah duka Jalan Sunan Ampel No 8, Rawa Mangung, Jakarta Timur, Jumat (10/11) kemarin.

Dengan kesal dia lantas mempertanyakan pernyataan Helmi yang menyebut mobil tersebut adalah miliknya.

"Mobil dari mana? Siapa yang beli," katanya.

Sudah cukup muak dengan sikap dan perilaku Helmi terhadap ibu dan adiknya, Afifi yakin Helmi bakal menerima hukuman yang setimpal dengan apa yang telah diperbuatnya.

"Satu dia punya senjata, kedua pembunuhan berencana, ketiga dia membunuh, keempat dia KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Polisi juga tahulah dia hukuman yang pantas apa," ucap Afifi.

Dia membantah jika Helmi memiliki gangguan psikologis lantaran sikapnya yang terkadang arogan dan tempramen. Afifi meyakini Helmi masih normal layaknya orang biasa pada umumnya.

"Kalau orang enggak normal apalagi megang senjata nembaknya kan kemana-mana. Ini kan enggak, langsung ke sasaran ditembak di bagian dada. Berartikan apa? Bukan gila orang itu kan? Terus keluar abis bunuh, berartikan sudah berencana untuk membunuh," katanya.

Lebih lanjut Afifi menjelaskan Helmi dan Almarhumah Letty mengontrak sebuah rumah. Namun dia tidak menyebutkan dimana letak rumah kontrakan yang ditempati Letty dan Helmi.

Menurutnya, semenjak mengalami tindak kekerasan dan perlakuan kasar dari Helmi, Letty memutuskan untuk keluar dari rumah kontrakan tersebut dan mulai putus hubungan dengan Helmi.

"Semenjak KDRT kan adik saya keluar dari rumah kontrakan, jadi mobil itu ditinggal dibawa suaminya. Saya sempat ngomong 'Ti jual aja mobilnya sama saya'. Sampai sekarang enggak tahu mobilnya apa sudah dijual atau bagaimana," jelas Afifi.

"Dia (Helmi) sekarang sudah pindah dari rumah itu semua isinya dibawa enggak ada yang ditinggal," katanya.

Baca juga:
Perangai buruk Helmi, suami arogan penembak Dokter Letty hingga tewas
Dokter Letty sempat sembunyi sebelum ditembak suaminya di klinik
Helmi pernah berniat bakar dr Letty saat tidur & menyeret di jalanan
Keseharian suami yang tembak Dr Letty cuma main game & sering minta uang
Minta bantuan rujuk, Dokter Helmi janjikan Rp 15 juta pada adik dr Letty
Pistol dipakai tembak Letty dibeli Dokter Helmi seharga Rp 45 juta

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.