LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hasil tes kesehatan alami gangguan jiwa, Cabup Bireun laporkan RS

Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Bireuen, Saifannur-Muzakkar A Gani, bakal melaporkan Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Itu karena dinilai tidak transparan dan adil dalam melakukan pemeriksaan kesehatan.

2016-10-04 00:02:00
Bireuen
Advertisement

Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Bireuen, Saifannur-Muzakkar A Gani, bakal melaporkan Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Itu karena dinilai tidak transparan dan adil dalam melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Kita akan PTUN kan RSUZA, kami tak bisa terima kandidat kami tak lolos uji kesehatan, karena beliau sehat-sehat saja," kata Ketua Tim Sukses, T Muchlis, usai melakukan aksi di kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Senin (03/10).

Muchlis mengaku, selaku adik kandungnya, mengetahui betul riwayat kesehatan Saifannur. Selama ini, Saifannur tidak memiliki gejala apapun seperti berita acara yang dikeluarkan pihak RSUZA, Banda Aceh, yaitu sedikit mengalami gangguan jiwa.

"Saya ini adik Saifannur, saya tau riwayat sakitnya. Beliau tidak pernah sakit jiwa," tegasnya.

Bila memang Saifannur mengalami ganguan jiwa, sebut T Muchlis, bagaimana dia bisa memimpin 400 karyawan lebih perusahaan kontraktor miliknya. Termasuk bagaimana bisa menjadi ketua Golkar Bireuen. "Beliau kalau orang tidak waras gak mungkin bisa memimpin perusahaan itu dan beliau ketua Golkar Bireuen lagi sekarang," imbuhnya.

Gugatan ini hendak dilakukan, sebutnya lagi, karena saat diberikan surat pemberitahuan tidak lolos tes kesehatan. Tidak ada lampiran hasil diagnosa yang dikeluarkan oleh tim dokter yang melakukan pemeriksaan. Selain itu, ada kandidat Calon Gubernur Aceh yang dinilai semestinya tidak lolos tes kesehatan, tetapi pihak RSUZA meloloskannya.

"Kenapa kami protes ini, soalnya ada kandidat, termasuk kepala pemerintah Aceh yang sedang berobat di singapura, tapi kenapa lewat tes kesehatan, ini patut kami pertanyakan, kami ingin keadilan," tukasnya.

Hingga sekarang, katanya, belum ada wacana untuk pergantian calon. Pihaknya masih terus berupaya agar Saifannur bisa mencalonkan menjadi Calon Bupati Bireuen. "Apapun langkah hukum akan kami tempuh," tutupnya.(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.