Hasil rekonstruksi banyak kecocokan dengan forensik
Kesesuaian adegan dengan luka korban utamanya kala kepala Angeline dihantamkan ke tembok dan lantai.
Tim kedokteran forensik RSUP Sanglah diundang untuk menyaksikan jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap bocah 8 tahun, Angeline. Menurut Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah Denpasar, dr Dudut Rustyadi, banyak kesesuaian antara rekonstruksi dan hasil forensik yang dilakukannya.
"Ada kesesuaian dalam adegan yang menunjukkan hasil forensik terhadap jasad korban," kata Dudut di lokasi, Senin (6/7) di lokasi.
Dudut mengaku sengaja diundang penyidik untuk memastikan kesesuaian peran yang diperagakan tersangka dengan luka yang dialami Angeline.
"Kami mengikuti rekonstruksi menyaksikan apakah ada kesesuaian dari peran yang diperagakan dengan luka di tubuh korban," kata Dudut.
Berdasarkan pengamatannya, kesesuaian adegan dengan luka korban utamanya kala kepala Angeline dihantamkan ke tembok dan lantai.
"Ada adegan kekerasan. Kekerasan soal benturan keras di kepala yang menyebabkan pendarahan di otak. Kita sesuaikan dengan hasil autopsi," tutupnya.(mdk/hhw)