Hasil-hasil mengejutkan Indonesia di Asian Games 2018
Ada momen-momen menarik dan mengejutkan dalam beberapa hari pagelaran Asian Games. Terutama dari Indonesia. Berikut beberapa momen mengejutkan Indonesia dalam Asian Games 2018
Indonesia berhasil mendulang beberapa emas pada hari ke-4 pelaksanaan Asian Games 2018. Perolehan medali yang memabanggakan bagi masyarakat Indonesia. Selain emas, Indonesia juga meraih beberapa medali perak dan perunggu dari berbagai cabang olahraga.
Ada momen-momen menarik dan mengejutkan dalam beberapa hari pagelaran Asian Games. Terutama dari Indonesia.
Berikut beberapa momen mengejutkan Indonesia dalam Asian Games 2018, termasuk sumbangan medali emas di hari pertama pertandingan:
Emas pertama dari cabor taekwondo
Atlet taekwondo Indonesia, Defia Rosmaniar, berhasil menyumbang emas pertama untuk Indonesia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di nomor individu poomsae putri, dengan perolehan skor 8.690 - 8.470. Devia sukses mengalahkan wakil Iran, Salahshouri Marjan.
Sebelumnya di babak 16 besar, Defia menyingkirkan Wong Kai Yu dari Hongkong, sementara di perempat final ia mengalahkan Tuyet Van Chau dari Vietnam. Di babak semifinal, Defia bertemu dengan wakil Korea, Jihye Yun. Dia menang dengan skor 8.520 - 8.400.
Lindswell Kwok sumbang emas kedua dari cabor wushu
Lindswell Kwok berhasil meraih medali emas wushu nomor taiquan dan taijijian Asian Games 2018, Senin (20/8). Dia berhak atas medali emas wushu nomor taijiquan dan taijijian karena meraih poin tertinggi, yakni 19,50. Dia mengungguli atlet Hong Kong peraih medali perak, Mok Uen Yin, yang hanya mengumpulkan nilai 19,42.
Dia meraih nilai 9,75 ketika melakoni laga taijijian, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8). Sehari sebelumnya, Lindswell mencatatkan nilai 9,75 ketika bertanding pada laga taijiquan di JIEXPO Kemayoran.
Sempat kebobolan, timnas U23 berhasil kalahkan Hong Kong
Dalam laga sepak bola juga mengejutkan. Pertandingan Timnas Indonesia U-23 dengan Hong Kong berlangsung sengit. Gawang Timnas U-23 justru kebobolan lebih dulu berkat gol Lau Hok Ming pada menit ke-38. Hingga turun minum, tak ada gol yang mampu diciptakan Hansamu Yama dkk.
Namun paruh kedua, Timnas Indonesia U-23 tancap gas. Dua menit setelah turun minum, Irfan Jaya mencetak skor pertama Indonesia.
Selepas itu, Timnas Indonesia U-23 semakin percaya diri melakoni pertandingan. Dua gol tambahan pun tercipta melalui Lilipaly (86') dan Hanis Sjahbandi (90+4') dan skor 3-1 bertahan hingga peluit akhir.
Sumbang emas, sejarah baru angkat besi Indonesia
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, sukses menyumbangkan medali emas pada Asian Games 2018 setelah membukukan total angkatan 311 kilogram pada cabang angkat besi kelas 62 kg putra. Emas tersebut juga menjadi sejarah baru bagi angkat besi Indonesia.
Tim angkat besi Indonesia akhirnya berhasil mengakhiri penantian panjang untuk mengukir medali emas di kancah Asian Games. Ini menjadi emas pertama Indonesia sepanjang sejarah perhelatan Asian Games.
Sepanjang sejarah Asian Games sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia adalah medali perak, yaitu tujuh kali. Sedangkan koleksi medali perunggu Indonesia di Asian Games mencapai 13 keping.