LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Harus diantisipasi, dampak bom Surabaya bisa pengaruhi kunjungan turis asing

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai teror bom di Surabaya, Jawa Timur, tak banyak berpengaruh kepada perekonomian. Namun, PSI mengingatkan peristiwa tersebut bisa berdampak pada kinerja pariwisata nasional.

2018-05-15 19:49:00
Bom Surabaya
Advertisement

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai teror bom di Surabaya, Jawa Timur, tak banyak berpengaruh kepada perekonomian. Namun, PSI mengingatkan peristiwa tersebut bisa berdampak pada kinerja pariwisata nasional.

"Yang mesti diwaspadai kinerja industri pariwisata nasional bisa terkoreksi. Target-target mungkin berat tercapai," ucap Juru Bicara PSI Bidang Ekonomi, Industri, dan Bisnis, Rizal Calvary Marimbo, di Jakarta, Selasa (15/5).

Rizal mengatakan, industri pariwisata sangat sensitif terhadap masalah keamanan. Apalagi Surabaya dekat dengan destinasi-destinasi andalan pariwisata nasional seperti Bali, Lombok serta Banyuwangi. "Tidak saja karena Surabaya kota terbesar kedua, tapi juga dekat dengan destinasi pariwisata andalan kita," ucap dia.

Advertisement

Rizal mengatakan, bom Surabaya tak berpengaruh banyak kepada stabilitas perekonomian. Di dalam negeri, masyarakat sudah tidak terpengaruh lagi dengan isu-isu kegiatan terorisme. Sehingga aktivitas ekonomi akan berjalan seperti biasa. "Fundamental ekonomi kita sudah sangat kuat. Tidak apa-apa," ucap dia.

Hanya saja yang mesti diantisipasi sektor pariwisata, sebab di luar negeri muncul persepsi rendahnya rasa aman di dalam negeri. Sehingga untuk sementara waktu, wisatawan mancanegara (wisman) dapat saja melakukan penangguhan kunjungan ke Indonesia. "Ini yang harus kita waspadai dan antisipasi," ucap dia.

Rizal mengatakan, tahun ini, pemerintah menargetkan kunjungan turis asing sebesar 17 juta. Pada tahun 2017 kunjungan wisatawan asing sebanyak 15 juta. Sebanyak 6 juta ditargetkan di Bali. Sebanyak 18 destinasi wisata andalan yang tersebar di Sumatera (Medan/Danau Toba, Batam, Belitung, Padang, dan Palembang), Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Borobudur/Yogyakarta, Solo, Surabaya-Bromo-Tengger, dan Banyuwangi), Kalimantan (Balikpapan), Bali, Nusa Tenggara Barat (Lombok), Sulawesi (Makassar/Wakatobi dan Manado), dan Papua Barat (Raja Ampat).

Advertisement

Rizal mengatakan, sektor pariwisata sangat strategis ke depan sebab pariwisata akan menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2019. Pariwisata akan menggusur sektor migas yang sumbangannya terus menurun dan CPO. Pada 2019, pemerintah menargetkan 20 juta wisatawan asing dengan devisa sekitar Rp 280 triliun. Penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata mencapai 12,6 juta orang dan indeks daya saing pariwisata Indonesia bakal berada di peringkat ke-30 dunia.

Baca juga:
Teman tak heran Dita ajak keluarga lakukan bom bunuh diri di Surabaya
Hukuman orangtua libatkan anak dalam aksi terorisme akan diperberat
Pemusnahan 54 bom rakitan Surabaya dan Sidoarjo dilakukan di tempat latihan Kodim
Pengakuan adik kelas tentang Dita, terpapar radikalisme hingga jadi bomber gereja
Cerita mengejutkan soal Puji, pelaku bom bunuh diri di Surabaya

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.