Harimau Sumatera yang Terjerat Kawat Baja di Aceh Akhirnya Dilepaskan
Seekor harimau Sumatera dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan hutan lindung Sangir di Gayo Lues, Aceh. Harimau itu telah dirawat sekitar 2 bulan usai ditemukan terjerat kawat baja.
Seekor harimau Sumatera dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan hutan lindung Sangir di Gayo Lues, Aceh. Harimau itu telah dirawat sekitar 2 bulan usai ditemukan terjerat kawat baja.
"Kaki kiri harimau yang terluka ini sudah sembuh. Kami rawat di Blangkejeren, ibu kota Kabupaten Gayo Lues," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Rabu (19/10).
Menurut Agus, harimau Sumatera itu diminta warga setempat untuk dilepasliarkan kembali di lokasi asalnya. Alasan warga, satwa dilindungi tersebut merupakan penghuni di kawasan hutan lindung Sangir.
Warga juga memberi nama ke harimau Sumatera berjenis kelamin betina ini. "Namanya Siti Mulye Putri Reuko," sebut Agus.
Dia menyebut berdasarkan daftar kelangkaan satwa dikeluarkan lembaga konservasi dunia International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus spesies terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat Gayo Lues untuk bersama-sama menjaga kelestarian khususnya harimau Sumatera, dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa.
Baca juga:
Harimau Turun Gunung Singgalang, Dua Anjing Penjaga Kebun Warga Tewas Diterkam
Ibu di India Duel Lawan Harimau Demi Selamatkan Bayinya
Hendak Kencing, Karyawan Kontraktor di Riau Dicakar Harimau hingga Masuk Rumah Sakit
Wanita Pelalawan Diterkam Harimau di Depan Suami, Jasad Diseret ke Hutan Akasia
Dua dari Empat Anggota Tim Patroli Harimau Sumatera Meninggal Dunia saat Berpatroli
Harimau Sumatera di Gayo Lues Terjerat Kawat Baja, Kaki Terancam Lumpuh