Hari Raya Nyepi, Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap layani emergency landing
"Kami dan AirNav akan terus standby di Bandara, dan sudah menyiapkan 368 petugas untuk melayani jikalau ada permintaan emergency landing. Selain itu, untuk satelit Radar tetap beroperasi, jikan nanti ada yang melintas di udara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Jika ada permintaan emergency landing," jelas Arie.
Pemutusan Internet akan dilakukan saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 di Bali, pada Sabtu (17/3) besok. Menanggapi kebijakan itu, pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai, akan mematuhi.
Kepala Humas Bandara Ngurah Rai Angkasa Pura I, Arie Ahsannurohim, menegaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap kebijakan itu. Apalagi pada Hari Raya Nyepi Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah tidak beroperasi untuk melayani penumpang.
"Kami juga mematuhi perintah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sehingga nantinya pelayanan Wifi di area bandara atau di sekitarnya akan di-offkan secara tentatif," kata Arie, saat ditemui di Kantor Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai. Jumat (16/3).
Dia menambahkan, meski bandara ditutup, jika ada permintaan emergency landing maka Bandara I Gusti Ngurah Rai akan dihidupkan kembali.
"Kami dan AirNav akan terus standby di Bandara, dan sudah menyiapkan 368 petugas untuk melayani jikalau ada permintaan emergency landing. Selain itu, untuk satelit Radar tetap beroperasi, jikan nanti ada yang melintas di udara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Jika ada permintaan emergency landing," jelas Arie.
Baca juga:
Jelang Hari Raya Nyepi, 26 ribu orang tinggalkan Bali
Hari Raya Nyepi, Bandara I Gusti Ngurah Rai hentikan operasional penerbangan
Turis asing masih tertahan di Bandara Ngurah Rai
Ratusan penumpang di Bandara Ngurah Rai tujuan Lombok tertahan di Bali
Bandara Adisutjipto Yogyakarta kembali layani penerbangan ke Bali
Bandara Ngurah Rai dibuka, Wings Air terbang tanpa bawa penumpang
Bandara Ngurah Rai akan dibuka Pukul 15.00 WITA