Hari pertama puasa, siswa sekolah di DKI diliburkan
Sementara itu, untuk libur lebaran bagi siswa dijadwalkan berlangsung 6 hari sebelum dan 6 hari setelah Idul Fitri.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan meliburkan siswanya pada hari pertama puasa. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menjalankan ibadah puasa pertama di rumahnya.
"Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan meliburkan para guru dan siswa pada Jumat (20/7) mendatang," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto kepada wartawan, Selasa (17/7).
Tak hanya itu, selama bulan Ramadan, jam belajar siswa dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) akan dikurangi. Untuk setiap jam mata pelajaran akan dipotong hingga 10 menit.
"Untuk jam pelajaran siswa SD yang semula 40 menit per mata pelajaran menjadi 30 menit. Sedangkan untuk jam pelajaran SMP dan SMA yang semula rata-rata 45 menit berkurang menjadi 35 menit," terangnya.
Untuk sekolah yang belajar enam hari seminggu, maka ditetapkan kegiatan belajar mengajar berlangsung mulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 12.15 WIB. Sedangkan sekolah petang, mulai pukul 10.15 WIB hingga 16.00 WIB. Sementara untuk sekolah dengan waktu belajar lima hari, dimulai pukul 06.30 WIB hingga 13.30 WIB untuk pagi dan petang pukul 09.00 WIB hingga 16.30 WIB.
Sementara itu, untuk libur lebaran bagi siswa dijadwalkan berlangsung enam hari sebelum Idul Fitri dan enam hari setelah Idul Fitri 1433 Hijiriah. Taufik mengimbau, pihak sekolah hendaknya memanfaatkan libur Ramadhan siswa dengan berbagai kegiatan yang bersifat religius dan sosial, seperti pesantren kilat dan sebagainya.(mdk/hhw)