LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hari Pahlawan, Jalan Cikapundung Timur akan diganti jadi Sukarno

Kenapa di Cikapundung Timur? Karena berdekatan dengan Gedung Merdeka sebagai gedung tempat nama besar Sukarno mendunia.

2015-11-02 16:45:34
Soekarno
Advertisement

Jelang peringatan hari Pahlawan Nasional yang diperingati setiap 10 November, Kota Bandung akan menggantikan nama Jalan Cikapundung Timur menjadi Jalan Sukarno. Ada pun perubahan nama jalan tersebut untuk menghormati jasa sang proklamator.

"Kita kemungkinan meresmikan atas usulan masyarakat kajian dan juga aspirasi dan persetujuan dari dewan. Insya Allah, Jalan Cikapundung Timur akan diresmikan menjadi Jalan Sukarno di tanggal 10 november 2015," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, di Balai Kota Bandung, Senin (2/11).

Jalan Cikapundung Timur yang memiliki panjang 200 meter ini berada di jantung kota atau tepatnya di samping Gedung Merdeka. Dipilihnya Cikapundung Timur untuk dijadikan nama sang proklamator, lantaran Sukarno namanya pernah mendunia di Gedung Merdeka.

"Kenapa di Cikapundung Timur karena berdekatan dengan Gedung Merdeka sebagai gedung tempat nama besar Sukarno mendunia, plus dia bersentuhan dengan Jalan Asia Afrika sebagai jalan yang paling istimewa di Kota Bandung," jelasnya.

Dia menyebut, keluarga juga sudah merestui usulan nama Presiden RI pertama untuk dijadikan nama jalan di Bandung, selain Jalan Soekarno-Hatta. "Atas permintaan keluarga, aspirasi organisasi masyarakat dan kajian sudah beres," terangnya.

Selain akan mengubah Jalan Cikapundung Timur menjadi Jalan Sukarno, pihaknya juga akan mengubah Jalan Cikapundung Barat yang posisinya berdekatan.

"Cikapundung Barat ada aspirasi tapi belum dibahas ada permohonan dari negara Mesir agar Bandung memberi sebuah jalan untuk (Presiden Mesir ke-2) Gamal Abdul Naser," ungkapnya.

Alasan dia, Mesir meminta Gamal dijadikan nama jalan karena nama Sukarno juga mendapatkan penghormatan serupa dari negerinya. Nama Sukarno dijadikan jalan di sebuah kota Kairo sana.

Atas nama solidaritas dia mengaku akan merundingkan kembali dengan DPRD Kota Bandung. "Kemungkinan kalau pun iya bisa saja tapi belum dibahas, tapi di Cikapundung Baratnya," katanya.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.