LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hari ke-4, belum ada tambahan jenazah korban Lion Air yang teridentifikasi

"Kami belum bisa mengidentifikasi pada seharian ini," sambungnya.

2018-11-01 19:15:48
Lion Air Jatuh di Karawang
Advertisement

Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto mengkonfirmasi tidak ada jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang berhasil teridentifikasi hari ini. Di hari ke-empat pencarian, tim gabungan telah berhasil mengangkat 7 jenazah korban Lion Air dari perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

"Pada hari ini 1 November 2018, berdasarkan sidang rekonsiliasi di RS Bhayangkara Sukanto diumumkan tidak ada jenazah yang teridentifikasi lagi," kata Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes (Pol) Lisda Cancer di lokasi, Kamis (1/11).

"Kami belum bisa mengidentifikasi pada seharian ini," sambungnya.

Advertisement

Lisda menuturkan, pihaknya telah menggelar sidang rekonsiliasi untuk mencocokkan data primer dan sekunder dari korban. Di sidang itu, masing-masing tim postmortem dan antemortem menyampaikan hasil temuan mereka.

Hasil pemeriksaan kemudian dilempar ke ahli untuk dimintai pendapat.

"Sidang rekonsiliasi itu mencocokan dua data, data postmortem dan antemortem. Kemudian,
diberi kesempatan kepala tim postmortem dan antemortem menyampaikan hasil-hasilnya. setelah kedua tim menjelaskan hasil-hasilnya di lempar ke peserta sidang untuk diberi pandangan," paparnya.

Advertisement

Rencananya, tim RS Polri akan memberikan penjelasan terkait proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban Lion Air pada Jumat (2/11) siang. Lisda menuturkan, pihaknya akan menghadirkan para ahli yang akan memberikan penjelasan.

Lisda menjelaskan, tim selama ini memakai dua metode identifikasi yakni mengumpulkan data antemortem dan postmortem. Data antemortem dikumpulkan dari data fisik seseorang seperti pakaian terakhir yang dikenakan, tanda lahir, bekas luka, cacat tubuh, barang bawaan.

Sementara, data postmortem diperoleh dari identifikasi personal setelah seseorang meninggal. Seperti sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi, termasuk pemeriksaan sampel DNA dari darah maupun kuku.

"Jadi besok setelah salat Jumat kami akan menghadirkan expert-expert kami untuk menjelaskan bagaimana proses identifikasi. Ahli sidik jari, ahli DNA, dokter spesialis forensik menjelaskan bagaimana identifikasi menggunakan metode-metode tersebut," tandasnya.

Reporter: RatuAnnisaa Suryasumirat

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
KNKT sebut butuh 1 sampai 2 minggu untuk unduh data FDR Lion Air JT610
Alasan KNKT simpan black box Lion Air dalam kotak berisi air
Sore ini, tim SAR bawa 7 kantong jenazah dari KRI Torani TNI AL
Momen pengangkatan black box Lion Air dari lautan
Lion Air jatuh, serpihan pesawat hingga uang dolar ditemukan di Perairan Bekasi

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.