LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hari ini Abraham Samad dijadwalkan penuhi panggilan Polda Sulselbar

Ini merupakan kali kedua Samad dipanggil Polda. Pada pemanggilan pertama Samad mangkir.

2015-02-24 09:50:32
Abraham Samad
Advertisement

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Abraham Samad, hari ini dijadwalkan memenuhi panggilan Direktorat Reskrim Umum Polisi Daerah Sulawesi Selatan dan Barat. Wakil Direktur Lembaga Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi Abdul Kadir Wokanubun mengatakan, Samad akan memenuhi panggilan pihak kepolisian dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen administrasi kependudukan.

"Insya Allah beliau akan menghadiri panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Polda Sulselbar," kata anggota tim hukum Abraham yang juga tim Masyarakat Anti Korupsi (MARS) Sulsel ini kepada Antara, Senin (23/2).

Sementara koordinator tim hukum Sulsel Adnan Buyung Aziz menyatakan, tim sudah mempersiapkan langkah hukum saat pemeriksaan nanti, dan tetap melakukan pembelaan sampai pada tingkat pengadilan termasuk menelaah kasus yang disangkakan kepada Samad.

"Kami sudah mempersiapkan segalanya termasuk upaya hukum untuk mendampingi Abraham samad sampai di pengadilan," katanya.

Rencananya alumnus Fakultas Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin ini akan dijemput beberapa tim hukum di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, selanjutnya menggelar pertemuan dan memenuhi panggilan Polda.

Sebelumnya Polisi menetapkan Abraham Samad sebagai tersangka atas dugaan kasus pemalsuan dokumen administrasi kependudukan. Polda Sulselbar telah menyurati mantan Direktur Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi itu untuk diperiksa pada 20 Februari 2015, namun berhalangan hadir.

Abraham dituduh membantu pemalsuan KTP dan Kartu Keluarga (KK) serta dokumen keimigrasian atau paspor atas nama wanita asal Singkawang, Pontianak, Feriyani Lim atau Fransisca Lim (29) pada 2007 dan kini ditetapkan sebagai tersangka.

Saat mengajukan permohonan pembuatan paspor pada tahun 2007 lalu, Feriyani Lim diduga memalsukan dokumen kependudukan kemudian masuk dalam kartu keluarga Abraham beralamat di jalan Boulevard, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Baca juga:
Sosialisasi KPK dianggap kurang merakyat, korupsi dinilai isu elite
Beri dukungan, Band Punk Marjinal 'konser' di KPK
Mau jebak Jokowi soal Komjen BG, DPR dihujat
Bangun dari tidur, penis pria ini digigit pacarnya
Matre, perempuan Jepang pilih pria kaya ketimbang lelaki ganteng
Hubungan Antara Eddie Redmayne dan Kate Middleton Terungkap

Jangan lewatkan:
Budi Waseso buka-bukaan soal 'jenderal buwas' & kriminalisasi KPK
Kisah jenderal polisi terpaksa jual sepatu di pasar loak
8 Kebiasaan remeh yang bikin cepat mati
Satelit NASA tunjukkan Amerika berubah jadi Kutub Utara
Tips kendalikan emosi buat ayah agar tak lagi memukuli anak
6 Wajah Aktor dan Aktris Cilik Hollywood Saat Ini

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.