Harga cabai di Makassar melejit, Bulog coba rem dengan pasar murah
Cabai kecil ini dijual Bulog dengan harga Rp 30 ribu per kilogramnya. Sementara di pasaran, harganya tembus Rp 50 ribu.
Akhir Juli lalu harga cabai di Makassar hanya kisaran Rp 12 ribu per kilogram. Kemudian terus merayap Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogramnya.
Untuk mengerem melesatnya harga menjadi lebih tinggi apa lagi jelang lebaran Idul Adha, Divisi Regional (Divre) Perum Bulog Sulselbar menggelar pasar murah cabai di Pasar Terong, salah satu pasar tradisional di Makassar, Selasa, (11/8).
Cabai kecil ini dijual dengan harga Rp 30 ribu per kilogramnya. Dibuka sejak pukul 10.30 Wita. Ada satu ton cabai disiapkan untuk dilempar ke pasar dengan cara mobile. Untuk hari ini dikeluarkan 500 kilogram yang dipasarkan ke Pasar Terong setelah itu geser ke Pasar Pabbaeng-baeng.
"Pasar Terong ini sengaja dipilih karena merupakan indikator harga palawija di antara 12 pasar tradisional lainnya termasuk di Pasar Pabbaeng-baeng. Para penjual eceran membeli cabai di Pasar Terong kemudian menjualnya di pasar lain jadi harga akan mengikuti," jelas A Muis Ali, Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar yang turut hadir di Pasar Terong memantau pasar murah cabai ini.
Sayangnya pasar murah cabai yang digelar Divre Perum Bulog Sulselbar kerja sama Pemprop Sulsel ini tidak diramaikan pembeli. Hal ini karena, cabai mereka yang menggunakan mobil box itu dibuka agak siang. Sementara di Pasar Terong ini masih pagi-pagi pembeli sudah berbondong-bondong.