LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hanura tuding Saracen manfaatkan isu Rohingya untuk serang Jokowi

Hanura tuding Saracen manfaatkan isu Rohingya untuk serang Jokowi. Hanura meminta pemerintah menindak tegas orang yang memanfaatkan isu Rohingya tersebut. Sebab, ulah dari kelompok penebar kebencian itu telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

2017-09-07 11:42:04
Grup Saracen
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Nurdin Tampubolon menduga ada pihak menggunakan isu kekerasan menimpa etnis Rohingya untuk menyerang pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut Nurdin, hal itu terlihat dari aliran dana dari kelompok Saracen membuat konten-konten menyerang Jokowi lewat isu etnis Rohingya.

"Saya kira begini, mungkin aja ada yang mencoba mengeksploitasi isu Rohingya ini membuat tidak stabil di Indonesia mungkin saja ada. Buktinya sekarang di temukan adanya aliran dana rekening dari Saracen itu," kata Nurdin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/9).

Nurdin meminta pemerintah menindak tegas orang yang memanfaatkan isu Rohingya tersebut. Sebab, ulah dari kelompok penebar kebencian itu telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Nah ini menjadi salah satu petunjuk emang ada hal-hal itu di politisasi, kalau itu terjadi pemerintah harus tegas menindak orang-orang seperti ini, karena Indonesia negara hukum, Indonesia perlu tertib dan stabilitas," tegasnya.

Menurutnya, Presiden Jokowi telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyikapi masalah kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar. Hal itu dibuktikan dengan pernyataan Jokowi yang mengutuk aksi kekerasan itu hingga memberikan bantuan kemanusiaan terhadap etnis Rohingya secara langsung.

"Pertama-tama pada awal tahun kemarin dengan kejadian itu pemerintah sudah memberikan bantuan kok dan Jokowi sudah memberikan satu statmen bahwa itu tidak dibenarkan dan mengutuk dari pada kekejaman di Rohingya," pungkasnya.

Baca juga:
Kapolri Tito: Saracen sudah eksis sejak Pilpres 2014 & Pilgub
Kapolri: Tangkap pemesan, pendana dan akun sejenis Saracen
Jokowi minta Projo tak ikut-ikutan sebar kebencian seperti Saracen
Sekjen PDIP sepakat akun penyebar kebencian di media sosial harus diberantas
Polri tegaskan akan usut pengguna jasa Saracen
Nasir Jamil minta polisi objektif usut kasus saracen
Anggota Komisi III minta pengusutan Saracen jangan seperti bisul diobati salep

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.