Hamzah Haz jenguk KH Fuad Amin di penjara
Ketika disinggung soal kasus menjerat Fuad, Hamzah buru-buru menampik. "Oh saya tidak ngerti. Saya enggak tahu."
Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz, pagi hari ini mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Wakil Presiden Republik Indonesia 2001-2004 itu mengaku ingin menjenguk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sekaligus tersangka kasus suap jual beli gas, KH Fuad Amin Imron, di rumah tahanan KPK cabang Pomdam Jaya, Guntur.
Hamzah nampak mengenakan kemeja batik cokelat panjang dan songkok. Kepada awak media, dia mengaku kunjungannya sebagai balas budi lantaran orang tua Fuad Amin banyak berjasa kepadanya pada masa lalu.
Dia juga mengatakan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan mantan Bupati Bangkalan itu, yakni sebagai besan.
"Mau menjenguk Pak Fuad. Pak Fuad itu masuk keluarga besar saya. Orang tuanya dulu adalah sahabat saya, banyak membantu saya di DPR dan juga waktu saya menjadi ketua umum PPP. Jadi saya wajib datang," kata Hamzah kepada para pewarta di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/1).
Ketika disinggung soal kasus menjerat Fuad, Hamzah buru-buru menampik. Dia mengaku sama sekali tidak paham perkara membelit kerabatnya itu.
"Oh saya tidak ngerti. Saya enggak tahu, enggak tahu. Saya itu dengan orang tuanya paling akrab ya," ujar Hamzah.
Baca juga:
Kasus pencucian uang, KPK periksa istri muda Fuad Amin Imron
Siti Masnuri, istri muda Fuad Amin Imron penuhi panggilan KPK
Golkan jual beli, Fuad tunjuk perusahaan wartel abal-abal
KH Fuad Amin dijerat sangkaan pencucian uang
KPK yakin anak perusahaan Pertamina masuk pusaran kasus Fuad
KPK periksa ajudan Fuad Amin terkait kasus suap gas Bangkalan