LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hamdan Zoelva idola baru kaum Hawa

Dari segi fisik penampilan Hamdan sebagai seorang hakim sangat menarik.

2014-08-22 05:49:00
Hamdan Zoelva
Advertisement

Nama Ketua Mahkamah Konstitusi ( MK ) Hamdan Zoelva hari ini menghiasi setiap pemberitaan media massa, baik media online, radio, hingga televisi. Pasalnya, hari ini mantan anggota parlemen dari Partai Bulan Bintang ini memimpin sidang terakhir Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Selain ramai menjadi pemberitaan, nama Hamdan juga menjadi pembicaraan netizen (pengguna internet) di sosial media seperti Facebook, Twitter, dan Path. Sebagian besar yang membicarakan tampilan fisik pria berkacamata itu adalah kaum hawa.

Mereka menuliskan, dari segi fisik penampilan Hamdan sebagai seorang hakim sangat menarik. Bahkan ada yang menyayangkan saat sidang MK akan berakhir, yang berarti mereka tidak dapat menyaksikan hakim asal Nusa Tenggara Barat itu di televisi.

Sebelum menjadi hakim MK , karir pria lulusan fakultas hukum Universitas Hasanuddin ini pernah menjadi anggota DPR dari Partai Bulan Bintang mewakili daerah Nusa Tenggara Barat.

Berikut karir Hamdan Zoelva yang sekarang menjadi idola baru kaum Hawa.

Mengawali karir di Partai Bulan Bintang

Hamdan Zoelva mengawali karir politik saat dirinya bersama rekannya di Forum Ukuwah Islamiyah (FUI) mendirikan Partai Bulan Bintang (PBB) pada 1998 dan dipercaya sebagai wakil sekretaris jenderal. Pada Pemilihan Umum 1999, dirinya terpilih sebagai anggota DPR mewakili Nusa Tenggara Barat.

Saat menjadi anggota DPR, Hamdan merupakan satu-satunya wakil PBB di panitia Ad Hoc (PAH) I MPR yang membidani perubahan Undang-Undang Dasar 1945. Dia juga lah yang turut membidani lahirnya Mahkamah Konstitusi melalui Rancangan Undang-Undang MK.

Saat membidani lahirnya MK, Hamdan terlibat dalam merumuskan berbagai hal, termasuk organisasi maupun hukum beracara di MK. Dia juga terlibat sebagai salah satu anggota DPR yang terlibat dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Hakim Konstitusi periode pertama dari unsur DPR.

Advertisement

Berkarir di Mahkamah Konstitusi

Setelah Mahkamah Konstitusi terbentuk, Hamdan kemudian bergabung dalam Forum Konstitusi (FK), organisasi yang dibentuk oleh pelaku perubahan UUD 1945. Di FK, dia menduduki jabatan sekretaris dan bekerja sama dengan MK melakukan sosialisasi dan peningkatan pemahaman tentang UUD 1945 kepada masyarakat.

Salah satu cara meningkatkan pemahaman masyarakat tentang UUD 1945 adalah dengan menerbitkan buku 'Komprehensif Perubahan UUD RI 1945' yang kemudian diterbitkan MK. Selain itu, Hamdan menerbitkan buku 'Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi' yang ditujukan bagi siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Selama bergabung dengan FK, Hamdan juga aktif mengikuti sidang di MK dalam sidang pengujian undang-undang. Dirinya hadir sebagai perwakilan dari DPR.

Advertisement

Terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi

Hamdan Zoelva terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Akil Mochtar yang terjerat kasus korupsi sejak 1 November 2013. Hamdan menjadi ketua MK setelah mendapatkan lima suara dalam voting yang digelar di Gedung MK Jakarta.

Mantan politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengatakan, dirinya bersyukur diberikan mandat oleh koleganya untuk memimpin lembaga peradilan tersebut. Setelah menjabat, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Tanggung jawab ketua dan wakil ketua dalam periode ini, atau paling tidak setahun ke depan sangat besar, dan memikul tanggung jawab yang sangat besar," ujar Hamdan usai Rapat Pleno Pemilihan Ketua MK di Gedung MK, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

Tanggung jawab besar yang disebutnya adalah mengembalikan citra dan integritas MK sebagai lembaga peradilan yang bersih dan adil dalam mengeluarkan putusan. Apalagi, lembaga ini pernah terpuruk sejak tertangkapnya Akil Mochtar oleh KPK karena diduga terlibat dalam kasus suap.

"Kami berdua, dan semua hakim konstitusi akan bekerja keras dan bertanggung jawab untuk kembali mengangkat citra dan kehormatan dalam satu bulan ini dalam menghadapi masa-masa sulit. Sekali lagi di samping dukungan para wartawan, panitera dan masyarakat Indonesia untuk mendoakan semoga Mahkamah ini kembali tegak, dipercaya rakyat," tandasnya.

Populer di sosial media saat pimpin sidang MK

Pada persidangan terakhir putusan sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, nama Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva ramai diperbincangakn di media sosial. Sebagian besar yang membicarakan Hamdan adalah kaum hawa.

"Buru buru pulang ga peduli hasil sidangnya.. Yang penting liat Hamdan Zoelva @khaerailma hahahaa," tulis akun @gadispl di Twitter, Kamis (21/8).

"Gimana kalo yang demo itu sejatinya cuma iri atas kegantengan Pak Hamdan Zoelva ?" tulis @ochinesta.

Sidang keputusan MK yang berakhir hari ini juga disesalkan sebagian netizen. Pasalnya, mereka tidak bisa lagi menyaksikan Hamdan di televisi.

"Sidang MK terakhir nih.. puas2in lihat muka ganteng nya Yang Mulia Hakim Hamdan Zoelva. lol #salahfokus" tulis akun @SilVilla26.

Disamakan dengan artis Vino G Bastian

Selain menjadi pembicaraan di media sosial, penampilan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva bahkan disamakan dengan artist film dan sinetron Vino G Bastian. Hal tersebut ramai setelah foto Hamdan ditampilkan sejajar dengan foto artist yang sering bermain di film aksi.

Dalam salah satu foto yang diunggah ke Path, tampak empat foto Hamdan disejajarkan dengan empat foto Vino. Mereka pun meminta Hamdan jujur dan adil dalam memimpin sidang.

"Ini pak Hamdan Zoelva mirip ya sama abang vino.. Pak hamdan semoga menjadi hakim yg adil dan jujur ya pa, kami menunggu keputusan hari ini smg itu yg sebenar"nya, amin" tulis akun @NolisyaLaelani di Twitter, Kamis (21/8).

(mdk/tts)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.