Hakim Tanya Tujuan Mario Dandy Aniaya David: Niat Mu Apa, Supaya Dia Mati?
Meskipun sudah mendengar pernyataan korban, Mario merasa hal itu tidak logis dan memicunya untuk aniaya David.
Terdakwa Mario Dandy yang dihadirkan menjadi saksi dalam sidang perkara penganiayaan, mengaku terus menerus menganiaya David karena sudah gelap mata. Selian itu hubungan asmaranya dengan AG diganggu oleh David.
Dalam kasus penganiayaan tersebut, Mario sempat berulang kali menendang David berkali-kali pada saat korban disuruh ambil posisi Push up. Meskipun kondisi David yang sudah terkapar, tanpa ada rasa ampun, Mario tetap saja melancarkan tendangan kerasnya.
"Terus niat mu apa, supaya dia mati," tanya hakim anggota PN Jakarta Selatan, Selasa (4/7)
"Bukan Yang Mulia," saut Mario.
Sejatinya, awal mula pertemuan Mario dengan David ingin mengklarifikasi perihal informasi kekasihnya AG yang diduga telah mendapatkan perlakuan tidak baik.
Namun, kala itu David mengaku kalau tidak tahu AG sudah menjalin asmara dengan Mario.
Meskipun sudah mendengar pernyataan korban, Mario merasa hal itu tidak logis dan memicunya untuk aniaya David.
"Disaat itu saya aniaya saya tidak perhatikan kondisinya Yang Mulia, yang saya tahu dia cuman sudah di bawah, karena dia tidak ada perlawanan, tidak ada ampun dan diam doang. Saya enggak ada rasa kasihan, saya sudah gelap mata saat itu," jelas Mario.
"Apa yang bikin saya gitu, karena pas saya ngobrol dia bilang enggak tahu kalau saya sudah pacaran sama AG, menurut saya enggak logis aja," sambungnya.