Habiskan waktu pensiun dengan cucu, Jenderal Gatot curhat tak berani menggendong
Di masa pensiun nanti, Gatot akan meluangkan banyak banyak waktu untuk keluarga yang selama ini sulit dilakukan. "Sehingga saya tidak mengikuti perkembangan anak saya dari mulai bayi sampai besar," ujar Gatot di Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).
Jenderal Gatot Nurmantyo sebentar lagi akan melepas jabatannya sebagai Panglima TNI. Posisi Gatot akan digantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah disetujui DPR sebagai Panglima TNI.
Di masa pensiun nanti, Gatot akan meluangkan banyak banyak waktu untuk keluarga yang selama ini sulit dilakukan. "Sehingga saya tidak mengikuti perkembangan anak saya dari mulai bayi sampai besar," ujar Gatot di Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).
Dia berjanji, masa pensiun akan dia habiskan dengan banyak berkumpul dengan keluarga terutama bermain dengan cucu. Meski bahagia bisa main dengan cucu, Gatot punya ketakutan tersendiri.
Dia tak berani menggendong cucunya. Loh kenapa? "Saya sekarang punya cucu dua, (tapi) nggak berani gendong. Karena takut tenaga saya kuat," kelakar Gatot.
"Saya mau membalas kepada cucu saya dua," sambung Gatot.
Dalam kesempatan yang sama, kembali menegaskan tak akan langsung terjun ke dunia politik setelah pensiun. "Kata siapa asik (berpolitik)? Jadi saya sampai dengan akhir Maret masih prajurit TNI, dan tidak boleh melakukan politik praktis," tegas Gatot.
Dia mengklaim tetap setiap pada TNI sampai kapanpun. Bahkan, dia sangat siap bila negara membutuhkannya.
"Tapi gini walapun saya purnawirawan, saya sampaikan bahwa jiwa saya sangat mencintai NKRI. Pengabdiaan apapun jika negara memanggil saya pasti siap," ujarnya.
Terkait kabar dirinya bakal meramaikan Pilpres 2019, Gatot menjawab mengambang. "Negara memanggil dan meminang beda," ujar Gatot sambil tersenyum.
Baca juga:
Selama di TNI, Jenderal Gatot mengaku belum pernah ambil cuti
Jenderal Gatot dan dendam kegagalan masuk Kopassus yang membuatnya tak menyerah
Rapat Paripurna DPR menyetujui Kasau Marsekal Hadi jadi Panglima TNI
Gatot berpamitan dengan prajurit Kopassus: Kalian prajurit hebat
Panglima Gatot klaim rotasi 85 pati telah sesuai prosedur
Hanura ibaratkan Jokowi seperti SBY jelang Pemilu 2009
Kisah asmara Marsekal Hadi Tjahjanto 'Ken Arok dan Ken Dedes'