Habis nabrak, sopir Transjakarta ngumpet di kolong bus
Sopir tersebut takut diamuk massa usai Transjakarta yang dikendarainya menabrak motor dan mobil di Mampang.
Endang Kurniawan langsung ngibrit menuju bawah Transjakarta bernomor B 7500 IX, yang dikemudikannya dan mengendap-endap ke pos polisi terdekat. Hal itu dilakukannya, lantaran pria asal Tegal itu takut diamuk massa usai bus yang dikendarainya menabrak motor dan mobil di Jalan Mampang Prapatan, tepat di depan SPBU Mampang, Jakarta Selatan.
"Jadi, posisi massa sudah ramai. Abis nabrak ini dia turun tapi bingung mau ke mana karena sudah banyak massa. Dia takut kena amuk massa, lalu sembunyi di kolong bus dengan cara tiarap," kata anggota Satuan Pengamanan dan Pengaturan (Gatur) Ditlantas Polda Metro Jaya Brigadir Tito saat berbincang di lokasi, Senin (22/6).
Tito mengatakan, setelah situasi agak kondusif, Endang lantas berlari menjauhi kerumunan massa menuju pos polisi terdekat. Sampai akhirnya pihak kepolisian menemukan sopir bus tersebut di pos polisi dan mengamankannya ke kantor Subdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya.
"Saya lagi ngatur lalu lintas karena massa sudah tumpah. Saya lihat kok ada orang mengendap-endap dari bawah Transjakarta itu. Enggak tahu dia lalu lari ke pospol dan diamankan dari massa," ujar dia.
Kini, sopir Transjakarta tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakaan yang membuat dua orang luka berat, yakni Adela Santoso (41) dan Jhony Hartoni (45). Endang pun hingga kini masih menjalani pemeriksaan.
Baca juga:
Polisi tetapkan sopir Transjakarta tersangka kecelakaan di Mampang
Sopir Transjakarta yang kecelakaan di Mampang terancam 5 tahun bui
Polisi tak temukan jejak rem di lokasi kecelakaan Transjakarta
Transjakarta rem blong, Ahok minta bus diganti yang baru
Usai tabrak mobil dan motor di Mampang, sopir TransJ kabur
Saksi lihat korban TransJ rem blong sekarat, ibu hamil masuk kolong
Transjakarta tabrak motor dan mobil di Mampang, dua orang kritis