H-6 hingga H+2 Lebaran 2017 terjadi 1.494 kecelakaan, 334 tewas
Sedangkan khusus di H+2, kata Martinus, di tahun 2016 ada 238 kasus dan tahun 2017 ada 172 kasus kecelakaan, atau menurun sebanyak 28 persen.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengungkapkan telah terjadi 1.494 kecelakaan yang mengakibatkan 334 orang meninggal dunia selama operasi Ramadniya 2017, Senin (19/6) hingga Selasa (27/6). Atau H-6 hingga H+2 Lebaran 2017.
"Dibanding H-6 hingga H+2 Lebaran 2016, angka kejadian menurun. Kalau 2016 ada 1.753 kasus, sedangkan 2017, ada 1.494 kasus. Sedangkan untuk korban meninggal, 2016 ada 330 orang meninggal dan 2017 ada 334, naik 1 persen," ujar Martinus di Jakarta, Rabu (28/6).
Sedangkan khusus di H+2, kata Martinus, di tahun 2016 ada 238 kasus dan tahun 2017 ada 172 kasus kecelakaan, atau menurun sebanyak 28 persen.
"Untuk korban meninggal dunia di H+2, tahun 2016 ada 38 orang sementara tahun 2017 ada 37 orang meninggal dunia akibat kecelakaan," jelas dia.
Baca juga:
H+4 Lebaran, 5.354 kendaraan kembali ke Bali via Pelabuhan Gilimanuk
Penumpang kapal ngamuk, Kepala KSOP V Kalianget dicopot Dirjen Hubla
Kemenhub beri fasilitas gratis angkut motor arus balik pakai kereta
Ini titik kemacetan arus balik di Cipularang dan Nagreg
Dikhawatirkan ganggu arus baik, truk dilarang operasi hingga 2 Juli