Gus Ipul sitir prinsip NU di debat Pilgub Jatim
"Kami memakai prinsip al-muhafadhotu Al-muhafadhotu ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, mengambil dan meningkatkan hal lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik," ujar ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.
Debat kandidat pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jawa Timur berlangsung Selasa malam (10/4). Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno mengusung tema utama yaitu perubahan berkelanjutan untuk Jawa Timur makmur.
Gus Ipul mengatakan, Jawa Timur terus mencatat kinerja yang baik. Wakil gubernur petahana itu menyebutkan sejumlah contoh, mulai dari penurunan angka kemiskinan drastis dan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat yang meroket. Tapi, tentu saja ada sejumlah hal yang mesti ditingkatkan.
"Kami memakai prinsip al-muhafadhotu Al-muhafadhotu ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, mengambil dan meningkatkan hal lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik," ujar ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut. Prinsip tersebut sangat familiar di kalangan NU untuk menandakan keinginan terus berbuat lebih baik dari waktu ke waktu.
Gus Ipul menambahkan, ada dua kunci yang bakal menjadi muara dari seluruh program yang akan dijalankannya bersama Puti Soekarno, yaitu kabeh sedulur (semua bersaudara) dan kabeh makmur (semua sejahtera).
"Kami akan terus bekerja mengatasi kemiskinan, meningkatkan derajat kesehatan, memuliakan perempuan, anak, dan lansia, kemudian membangun harmoni, menjunjung tinggi akhlak SDM untuk memakmurkan masyarakat. Masyarakat Jawa Timur yang bersaudara, yang semuanya sejahtera," ujar Gus Ipul.
Baca juga:
Meski diserang, Gus Ipul ademkan suasana dengan tepuk pundak Emil
Ratusan pendukung Gus Ipul - Puti dominasi di luar gedung debat kandidat
Khofifah ingin beri beasiswa ke siswa SMK, Emil bicara program Milenial Job Center
Atasi bonus demografi, Gus Ipul-Puti gunakan Superstar, Mas Metal & Seribu Dewi
Jika jadi Gubernur Jatim, Khofifah akan nego pemerintah bantu Madrasah Diniyah