LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Petugas Fokus Evakuasi

Petugas pemantau dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG), Ilham Mardikaryanta menyatakan, aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu kembali terpantau pada Senin (22/7). Berdasarkan pengamatan PVBMG visual gunung api tampak jelas.

2019-07-26 17:47:45
Gunung Tangkuban Parahu Erupsi
Advertisement

Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada Jumat (26/7) sore. Petugas terus melakukan evakuasi kepada warga yang berada di sekitar gunung.

Petugas pemantau dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG), Ilham Mardikaryanta menyatakan, aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu kembali terpantau pada Senin (22/7). Berdasarkan pengamatan PVBMG visual gunung api tampak jelas.

Asap kawah utama bertekanan lemah hingga sedang dan teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal. Dari hasil rekaman seismograf PVMBG 21 Juli 2019 terpantau terjadi 425 kali gempa hembusan.

Advertisement

Terjadi dua kali gempa Tremor Harmonik, tiga kali gempa Low Frequency, tiga kali gempa Vulkanik dalam dan tiga kali gempa tektonik jauh.

"Sekarang masih melakukan evakuasi untuk pengunjung dan masyarakat yang berada di atas," ucapnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Tangkuban Parahu di Kabupaten Bandung Barat mengalami erupsi. Peristiwa ini terekam dalam seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi ± 5 menit 30 detik.

Advertisement

Kepala PVMBG Kasbani menyatakan erupsi terjadi pada pukul 15.48 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak atau 2.284 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan.

Meski demikian, Gunung Tangkuban Parahu berada pada Status Level I atau normal dengan sejumlah rekomendasi. Ia menyatakan masyarakat di sekitar lokasi gunung, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar kawah ratu dan kawah Upas.

"Tidak boleh menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks (Gunung Tangkuban Parahu)," ujarnya melalui siaran pers yang diterima, Jumat (26/7).

Baca juga:
Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Masyarakat Bandung Diimbau Waspada
Penampakan Erupsi Mengerikan Gunung Sinabung
BNPB Pastikan Tidak Ada Gunung Api dalam Keadaan Awas Selama Mudik 2019
Penampakan Sinabung Saat Kembali Erupsi Ribuan Meter ke Udara
Warga Hawaii Kunjungi Rumahnya yang Terkubur Lahar Dingin Gunung Kilauea
BNPB Pantau Aktivitas 4 Gunung Berapi

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.