Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer
BPPTKG Yogyakarta hingga saat ini masih menetapkan status Gunung Merapi pada status Waspada (level II). Penetapan status Waspada ini telah dilakukan sejak 21 Mei 2018 yang lalu.
Awan panas guguran kembali dikeluarkan Gunung Merapi pada Selasa (27/8) petang sekitar pukul 18.09 WIB. Awan panas guguran ini memiliki jarak luncur sejauh 2000 meter dari puncak Gunung Merapi.
Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida menyebut awanpanas guguran meluncur sejauh 2000 meter atau 2 kilometer dari puncak Gunung Merapi menuju ke hulu Kali Gendol. Awan panas guguran ini terjadi pada pukul 18.09 WIB.
"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 70 mm dan durasi lebih kurang 198.90 detik. Jarak luncur kurang lebih 2000 meter ke arah hulu Kali Gendol," ungkap Hanik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/8).
BPPTKG Yogyakarta hingga saat ini masih menetapkan status Gunung Merapi pada status Waspada (level II). Penetapan status Waspada ini telah dilakukan sejak 21 Mei 2018 yang lalu.
BPPTKG Yogyakarta mengeluarkan rekomendasi agar area dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi tidak ada aktivitas manusia. Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.
Baca juga:
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 950 Meter
Gunung Merapi Luncurkan 3 Kali Guguran Lava Sejauh 900 Meter ke Kali Gendol
Dinihari tadi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.200 Meter
Luncurkan Dua Kali Guguran Awan Panas, Gunung Merapi Masih Berstatus Waspada
Merapi Keluarkan Awan Panas, Guguran Sejauh 1000 Meter
Gunung Merapi 3 Kali Muntahkan Awan Panas