Gunung Merapi Erupsi, Boyolali Alami Hujan Abu
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo membenarkan adanya hujan abu akibat erupsi Merapi. Untuk erupsi siang hari, hujan abu terjadi di wilayah Kecamatan Tamansari.
Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali mengeluarkan guguran awan panas pada pagi dan siang hari ini. Akibatnya sejumlah desa di Kabupaten Boyolali mengalami hujan abu.
Hujan abu tipis bahan sampai ke wilayah Kartasura, Sukoharjo sekitar pukul 7.20 WIB.
“Iya tadi sempat gerimis abu tipis, tapi siang sudah tidak lagi,” ujar Wibowo, warga Desa Gumpang, Kartasura.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo membenarkan adanya hujan abu akibat erupsi Merapi. Untuk erupsi siang hari, hujan abu terjadi di wilayah Kecamatan Tamansari.
“Iya tadi ada di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari. Berita yang saya terima cuman Tamansari,” katanya saat dihubungi, Rabu (27/1).
Dia menyampaikan, pihaknya sedang melakukan droping masker untuk warga terdampak.
“Ini saya meluncur kesana mau droping masker. Ini cukup tebal, lebih tebal dari tadi pagi,” terangnya.
Bambang menambahkan, hujan abu terjadi di kawasan rawan bencana (KRB) II. Yakni di Desa Cluntang dan Sangup.
“Dampaknya hanya hujan abu. Kebetulan arah angin ke timur,” tutupnya.
Baca juga:
Warga Cangkringan Sempat Panik saat Lihat Merapi Keluarkan Awan Panas
Gunung Merapi Keluarkan 14 Kali Awan Panas Dalam Tempo 4 Jam, Begini Kronologinya
Selama 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 23 Kali Awan Panas Guguran
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.000 Meter
Kurun Waktu 4 Jam, Gunung Merapi Muntahkan 12 Kali Awan Panas
Merapi Bergejolak, Para Pengungsi Ini Justru Dipulangkan