Gunung Lokon kembali meletus
Warga diminta tidak beraktivitas pada jarak 2,5 Km dari Kawah Tompaluan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi melaporkan, Gunung Lokon kembali meletus sekitar pukul 13.43 WITA. Dari pantauan posko pengamatan terlihat abu letusan setinggi 600 meter dari Kawah Tompaluan.
"Tampak samar-samar ketinggian kolom abu letusan 600 m dari Kawah Tompaluan, tertiup angin ke arah Utara," Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (11/11).
Atas letusan itu, BPBD Sulawesi Utara dan BPBD Kota Tomohon meminta warga sekitar untuk tidak beraktivitas pada jarak 2,5 Km dari Kawah Tompaluan. "Masyarakat belum perlu mengungsi. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitasdi sekitar 2,5 km dari Kawah Tompaluan," lanjutnya.
Peningkatan aktivitas Gunung Lokon sudah terpantau sejak pukul 99.00 sampai 12.00 WITA. Dari pengamatan visual, tampak asap putih tipis dari Kawah Tompaluan dengan tinggi 25-200 meter.
Sedangkan gempa vulkanis tercatat mencapai 30 kali berupa gempa Vulkanik dalam, 142 kali gempa Vulkanik dangkal, 8 kali gempa Hembusan, dan getaran tremor menerus amplituda maksimum 2 mm.
Hingga kini G. Lokon masih status Siaga atau berada pada level III. Sejak ditetapkan Awas pada 10 Juli, atau letusan pertama 14 Juli, dan turun Siaga 24 Juli 2011 hingga kini Lokon sering meletus dan belum stabil.
"Tidak ada korban jiwa," pungkasnya.(mdk/tyo)